Dunia Baru Sagara
“Oh, ya? Hm, aku sedikit kecewa karena kau tidak suka rela untuk menjadi makananku. Tapi meskipun begitu, aku tetap bahagia di akhir masa tapaku, justru ada manusia pemberani namun bodoh yang berkunjung ke rumahku. Beruntung sekali, si babi hitam tidak memangsamu lebih dulu. Apa kau bertemu dengannya tadi? Dia penunggu gerbang hutan larangan, bagaimana kau bisa selamat dari kejarannya?”
“Itu bukan urusanmu,” Sagara semakin berani, jawabannya seperti tantangan untuk sang kobra.
“Waw, sangat pongah ternyata. Rupanya si babi sengaja membiarkanmu pergi untuk bertemu denganku. Entah apa yang ingin dia uji tapi sepertinya aku mengerti alasannya meloloskanmu begitu saja. Kau memang bukan manusia bi
Hot Chapters