Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pak Bos, Mau Jadi Pacar Bohongan?

Pak Bos, Mau Jadi Pacar Bohongan?

celetuknya lirih akhirnya, lebih untuk menutupi rasa kikuknya sendiri daripada berharap mendapat respons. Nicholas tidak menanggapi lagi. Tubuhnya tegak sempurna, kedua tangan terselip santai di saku celana, wajahnya tak bergeming. Tatapan bola mata hitam itu tetap sama—dingin. Hening makin menekan. Ruangan yang tadi dipenuhi suara terasa beku, seakan hanya ada mereka berdua, dipisahkan oleh dinding es yang mustahil dijangkau. Nicholas tetap tak bergeming, wajahnya tenang, seperti gunung yang berdiri kokoh tanpa perlu menanggapi badai kecil di sekitarnya.
880 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai sikap dingin
Baca
+Pustaka
Mas, Ayo Bercerai!

Mas, Ayo Bercerai!

Sebuah kemarahan dingin, yang lebih menakutkan dari ledakan amarah apa pun. “Haidar,” bisik Zola, suaranya sangat pelan, namun menusuk hingga ke tulang. Tidak ada kehangatan, tidak ada kerinduan, bahkan tidak ada kejutan dalam suaranya. Hanya sebuah pengakuan dingin akan kehadirannya. Bibirnya membentuk garis tipis. “Kau tidak perlu minum kopi di sini, Haidar."
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai sikap dingin
Baca
+Pustaka
Cinta Tersembunyi CEO Dingin

Cinta Tersembunyi CEO Dingin

Apa yang sebenarnya tersembunyi di balik sikap dingin dan tak terjangkaunya itu? Siang hari, saat rapat berlangsung, Sophie berdiri di sudut ruangan, mengamati Adrian yang duduk dengan tenang di hadapan klien. Ia melihat bagaimana pria itu dengan mudah mengendalikan percakapan, merespons pertanyaan dengan kepintaran yang tajam, namun tetap memancarkan aura yang tak terjangkau. Tidak ada yang bisa menembus tembok yang dibangun Adrian di sekeliling dirinya. Atau setidaknya, itulah yang ia pikirkan.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai sikap dingin
Baca
+Pustaka
Jangan Salahkan Aku Mencintainya

Jangan Salahkan Aku Mencintainya

Sosok dingin itu mampu mengubah arah hidup seseorang hanya dengan satu keputusan saja. Semua darah di wajah Radit seolah surut bersamaan dengan kesadarannya akan siapa sosok di depannya. Tangan Radit masih terperangkap di genggaman Kenzo. Cengkeraman itu kuat, tapi tidak kasar. Tegas, seolah memberi peringatan bahwa satu gerakan salah, maka dunia Radit akan runtuh di tempat seketika itu juga. Sorot matanya tajam, akan tetapi berwibawa, sikap dinginnya memancarkan kuasa penuh yang ikut membuat udara di ruangan itu mendadak berubah tegang seketika.
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai sikap dingin
Baca
+Pustaka
Cinta Dingin Tuan Besar

Cinta Dingin Tuan Besar

Richard duduk di ayunan sebelah gadis kecil itu. “Siapa namamu? Dimana orang tuamu? Kenapa sendirian disini?” Richard terlihat lebih agresif dari biasanya. Sejak kepergian neneknya, dia kembali menjadi sosok yang dingin dan sulit didekati kembali.
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai sikap dingin
Baca
+Pustaka
DEKAPAN POSESIF PRIA DINGIN

DEKAPAN POSESIF PRIA DINGIN

Dia sering menyilangkan tangan di depan dada, jari-jari kecilnya menggaruk bagian sobek dari jaket kulitnya tanpa sadar. Di sebelahnya, Ares duduk dengan sikap tegak dan rileks, namun wajahnya yang tampan tetap seperti blok es yang tak tergerus. Jempolnya yang panjang menyentuh bagian bawah dagunya, sementara matanya yang warna biru tua mengarah ke depan, seolah-olah tidak ada orang lain di dalam mobil selain dirinya sendiri. Setelah beberapa lama menyaksikan jalan raya yang lurus, dia akhirnya membuka mulut dengan nada yang dingin dan tajam.
799 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai sikap dingin
Baca
+Pustaka
Ah! Sentuh Aku Lagi, Om

Ah! Sentuh Aku Lagi, Om

Tatapannya tajam, dingin, dan tak berkedip. *****
9.8134.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.3K kali sebagai sikap dingin
Baca
+Pustaka
Dari Dingin Menjadi Obsesi

Dari Dingin Menjadi Obsesi

Pria itu menunduk sejenak, dia berdecak lucu, tapi sukses membuat semua orang menelan ludah karena takut. Mendadak udara di ruang itu menjadi dingin, padahal mesin penghangat masih aktif. Ketika Azura marah, ia tak akan banyak bicara. Cukup bungkam sembari memperhatikan permainan, lalu diam-diam menjatuhkan lawan.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai sikap dingin
Baca
+Pustaka
Pejuang Terhebat No. 1

Pejuang Terhebat No. 1

Dia tiba-tiba mengerti mengapa Fane selalu bersikap dingin. Tidak peduli apa yang terjadi di luar, Fane tidak akan membiarkan hal itu memengaruhi dirinya. Bukan karena Fane bersikap dingin, tetapi karena dia bertekad dan memiliki kepercayaan diri yang cukup. Tidak peduli berapa banyak orang lain menertawakannya, dia tetap tenang.
9.17.0M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215.5K kali sebagai sikap dingin
Tampilkan Ulasan (2320)
Baca
+Pustaka
Feeryal Faris
novel yang menarik tetapi entah kenapa penulis gagal meneruskan jalan ceritanya. sepatutnya jika perlu menamatkan ceritanya, harus diakhiri dengan kembalinya watak utama kepada keluarganya. persoalannya sekarang bagaimana situasi ahli keluarga watak utama terutamanya isteri dan anaknya??
Adriell Stanley
jalan cerita sangat baik cuma bab tamatnya sangat tak masuk akal...banyak persoalan² tak dapat di jawab di bab akhir.sangat kecewa tamat begitu saja.sekurang²nya biar la si fane merasa kebahagian yang tak terbatas diatas kepenatannya menuju ke pejuang no satu .
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status