(bukan) Perempuan Biasa. (buku ketiga)
Ia siap bertarung demi mempertahankan orang yang mencintainya.
"Mbak, sekarang saya mengerti mengapa Tante Rena mengatai Mbak bodoh. Sesungguhnya apa yang dikatakan Tante Rena itu benar. Mbak itu sudah lemah, bodoh lagi. Saya beritahu ya, Mbak. Anak yang tidak diakui, disiksa bahkan dibuang oleh orang tuanya itu banyak, Mbak. Tapi mereka tidak loyo seperti, Mbak. Tidak meratapi diri sendiri dan menyalahkan keadaan. Mereka berjuang, Mbak." Emosi yang membuncah Vina mengamuk. Ia paling benci dengan orang yang playing victim, padahal ia-nya sendiri yang tidak mau berjuang.
Hot Chapters