Hajatan Tetangga
kucoba terangkan lebih detail.
"Terus?"
"Gak pernah punya klakson, begitu ada klakson, mau klakson terus."
"Dari dulu aku punya klakson, asal lewat situ tiap hari aku klakson, klakson itu untuk menyapa orang, koq kutu?"
"Udahlah, Pah? Itu bahasa emak-emak, Papah gak akan paham," kataku akhirnya.
Karena mengunjungi tiga tempat, hampir dua jam kami acara makan di luar. Pulangnya suami masih mengajak singgah di tempat kakaku.