Hasrat Terlarang Kakak Ipar
Ketela pohon yang kemarin ia simpan juga sudah menunggu untuk dibersihkan.
“Kalau singkong ini aku rebus, terus aku bikin getuk atau gorengan, pasti enak sekali dimakan sambil minum teh,” gumam Ayu sendiri, membayangkan camilan hangat di pagi cerah itu.
Ia mengambil baskom besar, hendak mengambil air untuk membersihkan singkong. Namun baru saja kakinya melangkah, suara ponselnya yang diletakkan di atas meja berdering. Ayu buru-buru mengambilnya. Begitu melihat nama yang tertera, senyumnya merekah tanpa sadar.