Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Someone Before You

Someone Before You

" Keempat pria berbeda tampilan serentak terbahak. Tidak peduli dipandangi orang-orang di sekitar, mereka melanjutkan bersenda gurau hingga waktu keberangkatan tiba. *** Perjalanan belasan jam akhirnya usai. Kelompok pimpinan Hisyam bergerak cepat menuju pintu keluar terminal kedatangan. Erie yang kesakitan kaki akibat berjalan jauh, akhirnya naik ke troli yang didorong suaminya.
2.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai sinopsis pergi tere liye
Baca
+Pustaka
TAKTIK CINTA SANG BOS MAFIA

TAKTIK CINTA SANG BOS MAFIA

Tera balas melambaikan tangannya pada nyonya Elsa dan juga Netra yang setia menunggui kepergian mereka dan melambaikan tangan. “Dada bibi! Sampai jumpa lagi. Nanti kalau aku udah pulang aku bakalan bawain kalian oleh-oleh dari indonesia!” teriak Tera yang berhasil menggundang tawa kecil Netra dan nyonya Elsa yang terlihat bahagia melihat Tera yang tengah merasa bahagia karena akan bertemu dengan keluarga dari ibunya setelah sekian tahun. Ini adalah pertemuan pertama Tera dengan keluarga dari ibunya secara langsung sebelumnya dia hanya bisa berhubungan dengan nenek, kakek dan Sesa lewat telepon atau vidcall saja.
9.948.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai sinopsis pergi tere liye
Baca
+Pustaka
Fake Marriage

Fake Marriage

Pergi Menghindar Lily terbangun dari tidurnya. Hari sudah menjelang tengah malam. Ia melihat nanar sekelilingnya. Tiba-tiba emosinya kembali naik ketika bayangan Juna terlintas di benaknya. Ia bangkit. Dengan gerakan cepat, ia mulai mengambil koper yang ada di atas lemari, dan mulai memindahkan pakaiannya dari lemari ke dalam koper miliknya. Ia harus pergi meninggalkan tempat ini secepatnya. Ia tidak ingin bertemu Juna. Entah untuk berapa lama. Andai bisa, selamanya ia tidak ingin lagi bertemu pria itu.
1013.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 443 kali sebagai sinopsis pergi tere liye
Tampilkan Ulasan (23)
Baca
+Pustaka
Lavender My Name
Hai, kak.. Barusan aku up tp 1 bab dulu ya, dan ada kesalahan penulisan nomor bab, sudah aku edit tp menunggu approve dari editor dulu. Semoga tidak mengganggu kenyaman membacanya... Selamat menikmati. Jangan lupa follow aku ya kak, dan ikuti juga karyaku yang lain.Terima kasih
Indah Hayati
mana ini thor up kelanjutan nya penasaran bangat ini moga aja juna masi hidup gak rela kalo juna sampai pergi berikan lah kesempatan kedua (>_<) terus baskara ama cewek lain aja jangan dengan lily jadi gak seru
Baca Semua Ulasan
Yang Terpilih

Yang Terpilih

jawab Rosa. “Alah, yang penting lamarannya lancar, halal,” pungkas Nurleli. “Ya, kan, Nyak?” “Nyak udah tidur,” kata Rosa mewakili. “Lah, udah tidur aja Nyak nih,” kata Leli sembari mengangkat tubuhnya menengok ibunya yang kini meringkuk di dalam selimut. Rosa tertawa kecil. Beberapa menit berikutnya, mobil kembali hening. Semua orang tertidur. Ketika matahari sudah terik, mobil sudah berada di dalam kapal feri penyeberangan.
104.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai sinopsis pergi tere liye
Baca
+Pustaka
LELAKI YANG TERKHIANATI

LELAKI YANG TERKHIANATI

Mungkin Allah tengah menunjukkan semua hal buruk yang telah dilakukan istrinya satu persatu tanpa perlu bersusah payah mencarinya. Setelah selesai membahas masalah perceraian Tarno,, mereka mulai bercerita dan menanyakan kabar satu sama lain. Tarno banyak menceritakan pengalamannya dan kejadian-kejadian lucu selama merantau di luar negeri. Emak dan Ratih tampak antusias mendengarkan ceritanya. Mereka tampak tertawa beberapa kali, Ratih bahkan sampai memegangi perutnya lalu mengusap sudut matanya yang berair karena tertawa terpingkal-pingkal.
9.614.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 556 kali sebagai sinopsis pergi tere liye
Baca
+Pustaka
Dangerous Lies [Bahasa Indonesia]

Dangerous Lies [Bahasa Indonesia]

Dia tersenyum cerah menatap Jeslyn. "Jes, pergi ke luar negeri, yuk!" "Ke malaysia, ya, Pa!" sahut Deslyn. Falri tertawa kecil, tetapi tak urung menganggukan kepala. "Kita ke negara dua botak kembar!" "Yeayyy!" sorak Deslyn senang. "Ke malaysia ituu mahal, Falri. Kita nggak mungkin buang-buang u---" "Sekali-kali, Jes. Buat penghilang stress atas drama dari Alda sialan. Lagi pula nanti kita barengan perginya. Gue, Lo, Deslyn, Bang Glen, Kak Fani, Jessica, sama Kak Satya."
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai sinopsis pergi tere liye
Baca
+Pustaka
Kepergian Tanpa Tanggal Pulang

Kepergian Tanpa Tanggal Pulang

Dia mengambil dokumen itu, membukanya dan memandanginya, matanya terpaku, “Perjanjian perceraian?” Aku mengangguk pelan, “Kirimkan sekarang.” Dia tidak bertanya lagi, “Tidak masalah.” Dia berhenti sejenak dan menambahkan, “Saham yang kamu beli dengan akunku sebelumnya sudah menghasilkan uang, akan segera ditransfer ke akunmu.” Aku menurunkan pandanganku dan berkata dengan dingin, “Baik.” Setelah berhenti sejenak, aku terkekeh dan memasang wajah dingin, “Jangan biarkan mereka tahu, aku akan menyelesaikan urusan dengan mereka perlahan-lahan setelah aku pulih.”
6.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 222 kali sebagai sinopsis pergi tere liye
Baca
+Pustaka
Setelah Aku Pergi

Setelah Aku Pergi

“Gue besok mau pulang ke rumah mendiang nenek gue di Seoul. Gue mau mulai hidup baru di sana. Gak tau bakal jadi apa… tapi gue pengin ninggalin semua luka di sini.” Dewi menatap Aileen dalam diam. Matanya penuh haru dan empati. “Lo pasti bisa, Leen. Di mana pun lo berada nanti, gue yakin lo bakal nemuin ketenangan yang selama ini lo cari.”
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai sinopsis pergi tere liye
Baca
+Pustaka
Pergi Dari Belenggu Cinta

Pergi Dari Belenggu Cinta

Lengkap dengan video kualitas tinggi saat dia sengaja menjulurkan kaki untuk menjatuhkanku. Seketika itu juga, kolom komentar meledak lagi. [Aku yang sempat merasa kasihan tadi, benar-benar bego!] [Luka di pergelangan tangannya itu jangan-jangan hanya digambar pakai spidol merah?] Aku menyimpan ponsel, sudah malas melihatnya lagi. Pengacaraku sudah menunggu di pintu keluar. “Semuanya sudah beres.”
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai sinopsis pergi tere liye
Baca
+Pustaka
Perginya Istriku

Perginya Istriku

"Sudahlah, tidak usah dibahas lagi." "Siapa yang lagi bahas, Pak? Lagian adegan begituan enggak malu di depan umum." Indri terlihat sewot. Ia segera menutup matanya menikmati perjalanan yang memerlukan waktu kurang lebih 7,5 jam itu.
1047.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai sinopsis pergi tere liye
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status