Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Berhenti Menjadi Lelucon, Aku Memilih Pulang

Berhenti Menjadi Lelucon, Aku Memilih Pulang

Kali ini, aku tidak sedang lari dari siapa pun. Aku sedang pulang. = TAMAT =
4.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai lanjutan pulang pergi tere liye
Baca
+Pustaka
Nyonya Elyse, Yang Mulia Kaisar Menginginkanmu!

Nyonya Elyse, Yang Mulia Kaisar Menginginkanmu!

“Kita pulang besok.” Elyse tidak ingin memperpanjang perdebatan, terlebih bukan salahnya ia ada di sini. Ia hanya ingin liburannya… ketenangannya. Tapi tidak ada yang peduli itu. Akhirnya ia mengangguk perlahan. “Baik. Kita pulang besok.” Jester tersenyum tipis, senyum yang bukan bahagia, tapi lega. “Terima kasih,” gumamnya.
9.885.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai lanjutan pulang pergi tere liye
Baca
+Pustaka
Kembalinya Gadis Terbuang

Kembalinya Gadis Terbuang

Itu akan membuat kehadiran mereka semakin menonjol. Liana mengepalkan tangannya, perasaanya campur aduk antara gugup, marah, dan sebuah kepuasan yang dingin. "Aku akan kembali ke tengah-tengah mereka. Bukan sebagai putri yang terbuang, tapi sebagai algojo yang membawa keadilan." Artha memandangnya dengan penuh keyakinan. "Mereka mengundang ular ke dalam sarangnya sendiri. Sekarang, kita harus memastikan sengat kita mematikan."
580 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai lanjutan pulang pergi tere liye
Baca
+Pustaka
Tuan, Biarkan Aku Pergi

Tuan, Biarkan Aku Pergi

Dia pun perlahan bangkit dan mengangkat bagian bawah tubuhnya yang melemah. "Ayo pulang," ajak Dahayu sembari menatap Aksa dalam-dalam. Kemudian, kilatan kasih sayang terlintas di mata pria itu, lalu menariknya berdiri dari kursi. "Iya, pulang ...," jawab Aksa tersenyum. Kata 'pulang' dari Dahayu sungguh membuat Aksa bahagia. Hanya satu kata sederhana, tapi itu mempunyai arti yang sangat dalam.
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai lanjutan pulang pergi tere liye
Baca
+Pustaka
Kelahiran Kembali Sang Tuan Muda

Kelahiran Kembali Sang Tuan Muda

tanya Ian Herlambang - memastikan. Tomy menggelengkan kepalanya. "Saya juga tidak tahu. Saya juga bingung, tapi Selly selalu melakukan tugasnya dengan baik. Tapi untuk yang terakhir itu, entah bagaimana bisa setelah obat lalu pergi ke kamar mandi dan saya dorong, tubuhnya malah sembuh dan dia bisa pulang sehingga sehat seperti sekarang ini. Bahkan ia telah membunuh Selly," ujar pria muda itu dengan suara parau.
109.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 257 kali sebagai lanjutan pulang pergi tere liye
Baca
+Pustaka
SETELAH KAU PERGI

SETELAH KAU PERGI

Kesalahan terbesar dalam hidupku adalah, melepas perempuan terbaik dalam hidupku. Perlahan Aksara melepas tangan Cellia. "Sayang, Papa, pulang duluan. Kamu nanti pulang bareng Mama dan Om Abizar." "Papa, pulangnya bareng Cellia." Cellia merengek. Aksara menggeleng. Sekilas menatap Hellena, mengagumi kesempurnaan perempuan yang tak kan lagi menjadi miliknya. Terakhir kali. "Aku pulang duluan, Elle. Cellia Papa pulang duluan."
1040.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai lanjutan pulang pergi tere liye
Baca
+Pustaka
Kultivator Jiwa Modern

Kultivator Jiwa Modern

Bara mengulurkan tangan. “Dunia telah memilih bentuk baru. Tapi aku masih Bara.” yang kalian kenal. Liora tersenyum kecil. “Kalau begitu… Ayo kita pulang.” Bara menatap semua orang. "Ayoi kita pulang.” Dan perjalanan panjang itu akhirnya mencapai langkah terakhirnya. *TAMAT*
1.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai lanjutan pulang pergi tere liye
Baca
+Pustaka
Angin di Antara Kita

Angin di Antara Kita

Adegan itu sederhana — hanya seorang ayah mencium tanah halaman rumahnya — tapi Nayla tiba-tiba terdiam lama. Reya meliriknya. “Kamu mikirin sesuatu?” Nayla menarik napas. “Aku baru sadar, Rey… kadang yang kita sebut ‘pulang’ itu bukan tentang tempat, tapi tentang perasaan. Dan selama ini aku nggak pernah benar-benar pulang ke diriku sendiri.” Reya menatap Nayla lekat-lekat, lalu tersenyum. “Dan sekarang kamu udah pulang, Nay.”
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai lanjutan pulang pergi tere liye
Baca
+Pustaka
Sebelum Aku Pergi

Sebelum Aku Pergi

Ia menuliskannya ulang di buku hariannya sebelum berangkat, menambah satu kalimat miliknya di bawah daftar itu: "Dan nomor enam: pulang ke tempat di mana aku merasa diterima—bukan karena siapa aku dulu, tapi karena siapa aku sekarang." Ia menatap keluar jendela. Di bawah sana, bumi masih berputar. Dunia tak berhenti hanya karena seseorang merasa kehilangan. Tapi ia tahu—dunia bisa menjadi lebih ringan, lebih bersahabat, ketika ada seseorang yang menunggu di ujung perjalanan.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai lanjutan pulang pergi tere liye
Baca
+Pustaka
GADIS LUGU TAWANAN SANG TIRAN

GADIS LUGU TAWANAN SANG TIRAN

"Kamu bisa pulang!" Tere berdiri dan pergi meninggalkan Luci yang terus menatapnya tajam. Selama ini Luci selalu menuruti apa yang ibunya mau. Tapi Tere selalu memperlakukan Luci seperti bukan putrinya. Terkesan membenci Luci dan semua yang Luci lakukan. Dari kamar atas, Selena melihat Luci dan Tere yang baru saja mengobrol. Setelah melihat Tere masuk ke dalam, Selena bergegas menemui Tere.
1012.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 473 kali sebagai lanjutan pulang pergi tere liye
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status