تصفية بواسطة
تحديث الحالة
الجميعمستمرمكتمل
فرز
الجميعشائعتوصيةمعدلاتتحديث
Pesona Upik Abu

Pesona Upik Abu

tanya Sagara perlahan, suaranya sangat rendah di dekat telinga Sri. Sri menoleh, memberikan anggukan kecil yang jujur. "Sedikit, Tuan. Tangan saya selalu dingin kalau merasa tertekan." "Tetap di sampingku dan jangan tunjukkan kelemahanmu di depan mereka," bisik Sagara lagi, mempererat genggaman tangannya yang hangat pada jemari Sri yang membeku. “Mungkin kamu akan mendapatkan tekanan yang lebih besar di sana.”
428 وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 11 مرة ضمن sirik tanda tak mampu
قراءة
+مكتبة
SUAMI BERSAMA

SUAMI BERSAMA

jawab Sika sambil memandangku dengan raut wajah kebingungan. “Dia mulai lagi lebaynya, kenapa sih dia ini nggak bisa jawab yang bener?” “Tari ini menyangkut nasib kita semua,” jawab Sika perlahan.
1.1K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 22 مرة ضمن sirik tanda tak mampu
قراءة
+مكتبة
SABDA: Putra Sang Jenderal

SABDA: Putra Sang Jenderal

Lalu memberi isyarat yang diterjemahkan oleh Sarah. “Kata Rimba, walaupun dia sempat jatuh sakit karena kemampuan Sakti, dia gembira karena ternyata dia tidak bisa dipengaruhi oleh Sakti. Sakti memberikan perintah melalui suara, sedangkan Rimba adalah seorang tuli sehingga tidak bisa mendengar perintah itu,” jelas Sarah. “Jadi,” lanjut Sarah dengan antusias, “untuk sementara kita bisa menyimpulkan bahwa orang-orang tuli adalah musuh bagi Sakti. Mereka tidak bisa diperintah oleh Sakti.”
101.6K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 45 مرة ضمن sirik tanda tak mampu
قراءة
+مكتبة
Legenda Pendekar Arya Dewantara

Legenda Pendekar Arya Dewantara

Joko Ireng melirik ke belakang. "Segel Kanuragan untuk bisa berpindah tempat dari satu tanda yang kubuat ke tanda lainnya. Aku bisa menggunakannya berkali-kali ke setiap tanda yang kubuat. Dalam kasusmu, aku sudah membuat tanda itu pada pisau yang ada di bawah kakimu," jelas Arya Dewantara. Joko Ireng melirik ke bawah dan melihat sebuah pisau menancap ke tanah. Di bilahnya ada tanda simbol tulisan sansekerta.
103.8K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 140 مرة ضمن sirik tanda tak mampu
قراءة
+مكتبة
Pesona Sang Peri

Pesona Sang Peri

Ia membodoh-bodohkan diri sendiri karena kecerobohannya. “Setiap peri,” jelas wanita itu menopang dagu, “memiliki tanda. Tanda ini merupakan lambang kekuatannya. Setiap terjadi klaim, tanda itu akan muncul dengan sendirinya di tubuh manusia yang diklaimnya. Aku tidak tahu persisnya, tetapi intinya, melalui tanda itu, kekuatan si peri dapat dilucuti oleh peri lain, bahkan ditiru. Beberapa kali, Malakora berhasil mencuri kekuatan dari peri lain. Tetapi, Tuan Evindur akan menjadi tangkapan besarnya kalau berhasil. Jadi, kau harus berhati-hati.”
109.0K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 180 مرة ضمن sirik tanda tak mampu
قراءة
+مكتبة
Satu Malam Bersama Calon Besan

Satu Malam Bersama Calon Besan

seru Tari memberi dorongan semangat kepada Mira. “Tiga tahun lagi aku akan mencapainya!” serunya mengingatkan Tari dengan tatapan histeris dan menahan malu. “Kita ini awet muda, keturunan vampire yang tidak akan menua, jadi tidak perlu mengkhawatirkan hal itu!” sahut Santi seraya menenangkan Mira.
104.9K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 127 مرة ضمن sirik tanda tak mampu
قراءة
+مكتبة
Sumpah Palsu Suami Siri

Sumpah Palsu Suami Siri

tandas Kang Wirna agak sedikit berapi-api. *****
6.2K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 186 مرة ضمن sirik tanda tak mampu
قراءة
+مكتبة
ISTRI YANG TAK DIAKUI

ISTRI YANG TAK DIAKUI

"Saya tidak berpura-pura. Kalianlah yang mencari kambing hitam untuk menutupi ketidakmampuan kalian. Kalau kalian ingin menahan saya lebih lama, lakukanlah. Tapi saya tidak akan mengakui sesuatu yang tidak saya lakukan." Di balik kaca satu arah, seorang perwira tinggi mengamati dengan alis berkerut. "Wanita ini tidak retak sedikit pun. Bisa jadi dia benar-benar tidak tahu, atau dia jauh lebih pintar dari yang kita duga." "Kalau begitu, kita tingkatkan tekanannya," ujar rekannya dengan nada dingin. "Kita lihat sampai kapan dia bisa bertahan."
108.8K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 299 مرة ضمن sirik tanda tak mampu
قراءة
+مكتبة
ISTRI SIRI TENTARA  ALIM

ISTRI SIRI TENTARA ALIM

"Apa yang perlu dipikirkan, Nak? Menolong orang bukan hal yang harus diragukan." "Tapi ini bukan perkara kecil, Bu." Tami menghela napas. "Dia sudah banyak berjasa." Hening. Tamsir menggenggam jemarinya. "Kalau aku istikharah... dan hasilnya buruk? Apakah aku harus tetap menerimanya?" Tami menatap anaknya lama. Sorot matanya berubah. Ia tidak langsung menjawab. Tamsir tahu, pertanyaannya menusuk lebih dalam dari yang seharusnya.
1045.8K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 1.6K مرة ضمن sirik tanda tak mampu
قراءة
+مكتبة
السابق
123456
...
10
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status