Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PLAYBOY KENA BATUNYA

PLAYBOY KENA BATUNYA

Satria ikut menggoda Katon. “Sepertinya bertunangan dulu ya, Ton. Seingat Ibu, Ratih sedang ada project penelitian psikologis sosial di Brazil untuk ujian akhir semester-nya.” Ucapan Siti Amira membuat Katon terkejut. “Brazil, Bu?” tanyanya. Siti Amira mengangguk. “Meneliti suku kuno Urarina yang masih tinggal di pedalaman hutan A****n.”
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai sitor situmorang
Baca
+Pustaka
Nona Muda, Mari Bercinta

Nona Muda, Mari Bercinta

Bulu gelap nan lebat di dada bidang Morgan membuat pria itu nampak seperti model majalah dewasa yang seksi. Celia duduk bersebelahan dengan Morgan di sofa yang menghadap ke arah Gunung Otemanu yang terbesar dan tertinggi di Bora Bora. Di saat langit terang dari kejauhan gunung itu terlihat berwarna kehijauan karena ditumbuhi banyak jenis flora.
10141.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.6K kali sebagai sitor situmorang
Tampilkan Ulasan (38)
Baca
+Pustaka
Kania Putri
Joel berlalu sekarant muncul danie Seniman ini celia cukup tertarik dgn seni dia mengagumi karya danie tapi orangnya gak deh kayanya hanya sekedar sahabat aja nantinya. mau sampai kapan kamu menyembunyikan penyakitmu arnold harus segera mungkin kamu beritahu keluargamu kalo terlambat gimana nantinya
Widia Anaska
begini nih...maling teriak maling ..... siapa yg jadi valakooor...tapi dia yg meneriaki orang Laen jadi valakooor......... siapa jg yg Sudi balikan Ama Austin mending jadi perawan tua ya cel... dia hanya ingin ngomong berhubungan bertahun tahun sama Austin aja masih tertipu apalagi yg baru kenal,...
Baca Semua Ulasan
Giok Langit

Giok Langit

Menjelang senja, mereka tiba di desa tersebut. Jit Kauw langsung mengerutkan kening saat melihat kerumunan warga di salah satu rumah. Ia cepat berlari menghampiri untuk menggapai salah satu pundak seorang pria. “Apa yang terjadi?” tanyanya. “Ah, syukurlah kau sudah pulang, Saudara Jit.” “Memangnya ada apa?” “Sahabatmu dari Perguruan Taring Naga itu baru saja diserang ketika dia melakukan penyelidikan.”
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai sitor situmorang
Baca
+Pustaka
Bittersweet Revenge

Bittersweet Revenge

Menatap takut, pada banyaknya orang yang berlalu lalang di sekitarnya. “Ini namanya terminal bis.” Sita masih berdiri di tempat dan menimbang-nimbang akan membawa majikan kecilnya pergi ke mana. Sita memang lahir dan besar di Jakarta. Namun, kedua orang tuanya sudah tiada dan Sita bekerja menjadi pengasuh Anggun sejak ia lulus SMA. Saat itu, Anggun baru berusia enam tahun dan baru saja masuk ke sekolah dasar. Sementara Sita, tidak memiliki saudara ataupun tetangga, karena selama enam tahun ke belakang ia sudah tinggal bersama keluarga Anggun.
10119.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.4K kali sebagai sitor situmorang
Tampilkan Ulasan (51)
Baca
+Pustaka
Mae Kim
aku tim wahyu-anggun garis keras mba, karena aku mau wahyu dan anggun sama-sama bahagia. semua di sini kasian, tp menurutku yg paling kasihan anggun dan wahyu dengan kehidupannya masing-masing, jd mereka berhak bahagia dengan bersama. jd plis mba, buat anggun bersama dengan wahyu:"
firly edogawa
selalu bagus,, yg 1 inibikin campur aduk emosi saya.. sedih,kecewa,marah, tegang, semoga bahagia di akhir cerita, dan yg antagonis dapat karmanya secepatnya . tapi jangan cepat pula berakhir ceritanya..bahagianya yg banyak, yg jahat2 buang aja udah........... suka suka suka pokoknya...........
Baca Semua Ulasan
Sang Dewi

Sang Dewi

Sementara itu, di sebuah area pekarangan kosong, lilin-lilin menyala, bunga-bunga tersaji dalam piring tembaga, mengapit Larasati yang merebah pada batu hitam dengan kondisi tak sadarkan diri akibat bius. Persiapan upacara telah dilakukan oleh Sujatmika sendiri. Selain itu, kini dia duduk bersila di depan marun berisikan kemenyan yang sedang terbakar dan mengepulkan asap. Mata pria tersebut terpejam, sedangkan mulutnya fokus membaca mantra. Ketika kabut hitam berembus lantas menjelma menjadi sesosok raja dari bangsa Asura, Sujatmika tiba-tiba membuka mata dan berdiri dari tanah.
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai sitor situmorang
Baca
+Pustaka
Makin Lama Makin Asyik

Makin Lama Makin Asyik

pikir si montok ini positif thingking. Sebagai jawabannya, Bhaskoro langsung ‘menerkam’ ganas fefek rimbun Surti yang berbau khas aroma jamu yang wangi dan Bhaskoro selalu kangen. “Arghhh….sedaaap banget Bangggg….aaughh nggak tahann..!” desah Surti memecah suara desahan yang makin aduhai ini.
1016.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 404 kali sebagai sitor situmorang
Baca
+Pustaka
Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan

Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan

tanya Pram sembari menyandarkan punggungnya di kursi kayu, membayangkan hidangan hangat yang akan segera tersaji. "Soto daging, Mas. Pakai kuah bening gitu kan seger kalau siang-siang begini. Biar Bu Sisil semangat makannya, biar cepet sembuh juga kalau kena kuah yang gurih sama perasan jeruk nipis," jawab Bi Surti ramah, terdengar suara ulekan bumbu yang beradu dengan cobek batu.
1057.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai sitor situmorang
Baca
+Pustaka
SURA, PANGERAN TERBUANG

SURA, PANGERAN TERBUANG

PAVILIUN KONTINEN – KEDIAMAN HE SURA, KOTA NAGA Di sebuah paviliun sunyi, He Sura membuka matanya perlahan. Seolah baru bangun tidur panjang. Ia duduk, mengusap wajah, dan bergumam kecil. “Hah… eksperimen dantianku tetap gagal. Tubuh klon ini juga tidak bisa menahan teknik Tubuh Tiran Surgawi sepenuhnya…” Ia menghela napas pelan, tidak tergesa, tidak panik. Justru santai.
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 276 kali sebagai sitor situmorang
Baca
+Pustaka
Istri Ke-4 Tuan Tanah

Istri Ke-4 Tuan Tanah

Pintu terbuka, memperlihatkan Siti yang membawa nampan cukup besar, saat Sumi berdiri dengan wajah penuh emosi, Ratih menahan tangan Sumi sambil menggeleng, “Berjanjilah untuk menunggu mas Prapto dulu, Mbak Sumi." Sumi pun membuang napas kasar, meski begitu dia duduk kembali, mengambil benang sulamnya, dan mulai melanjutkan pekerjaan sehari-hari yang dia tekuni. “Ndoro Ratih, ini buah Njenengan dan ini minuman segar, saya memeras semangka dan mentimun, bukankah Njenengan tadi pagi makan ikan asin?” Siti memberikan minuman berwarna suram, campuran semangka dan mentimun ke Ratih.
1019.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 700 kali sebagai sitor situmorang
Baca
+Pustaka
Mutiara Lembah Hitam

Mutiara Lembah Hitam

Nesa yakin, suatu hari sang calon suami pasti kembali. Sementara itu, Di atas ranjang di sebuah kamar di perumahan mewah di kaki bukit di perbatasan Jakarta dengan Bogor, hanya beberapa puluh kilo meter dari ibu kota, Raga tengah didera halusinasi parah. Bayangan Nesa dan Vita silih berganti hadir di hadapannya. Namun ia tak memiliki tenaga untuk bergerak. Hanya lenguhan-lenguhan lemah yang meluncur dari bibirnya yang kini kering kekurangan gizi.
106.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai sitor situmorang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status