Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bittersweet Revenge

Bittersweet Revenge

Menatap takut, pada banyaknya orang yang berlalu lalang di sekitarnya. “Ini namanya terminal bis.” Sita masih berdiri di tempat dan menimbang-nimbang akan membawa majikan kecilnya pergi ke mana. Sita memang lahir dan besar di Jakarta. Namun, kedua orang tuanya sudah tiada dan Sita bekerja menjadi pengasuh Anggun sejak ia lulus SMA. Saat itu, Anggun baru berusia enam tahun dan baru saja masuk ke sekolah dasar. Sementara Sita, tidak memiliki saudara ataupun tetangga, karena selama enam tahun ke belakang ia sudah tinggal bersama keluarga Anggun.
10120.3K viewsCompletedAdded to Library 4.4K Times as sitor situmorang
Show Reviews (52)
Read
+Library
App Putri Chinar
awalnya mau baca takut karna gambar sampulnya serem.ada ularnya.eehhh giliran baca rasanya candu banget,bikin penasaran,bikin deg2an. sukses selalu kak kanietha.salah satu othor kebanggaan ku sekarang ini...
Naniek
Awalnya cerita ini bagus.. tp lama2 kok spt diulur2 aja. Lbh baik segera diakhiri dan bikin cerita baru. Sebuah cerita ndak hrs panjang, Gak sampe 100 episode pun kalo ceritanya bagus, padat dan tdk bertele2 justru akan dikenang bahkan bisa dibaca berkali2 meskipun udh tamat.
Read All Reviews
Sang Dewi

Sang Dewi

Sementara itu, di sebuah area pekarangan kosong, lilin-lilin menyala, bunga-bunga tersaji dalam piring tembaga, mengapit Larasati yang merebah pada batu hitam dengan kondisi tak sadarkan diri akibat bius. Persiapan upacara telah dilakukan oleh Sujatmika sendiri. Selain itu, kini dia duduk bersila di depan marun berisikan kemenyan yang sedang terbakar dan mengepulkan asap. Mata pria tersebut terpejam, sedangkan mulutnya fokus membaca mantra. Ketika kabut hitam berembus lantas menjelma menjadi sesosok raja dari bangsa Asura, Sujatmika tiba-tiba membuka mata dan berdiri dari tanah.
2.9K viewsCompletedAdded to Library 113 Times as sitor situmorang
Read
+Library
Makin Lama Makin Asyik

Makin Lama Makin Asyik

pikir si montok ini positif thingking. Sebagai jawabannya, Bhaskoro langsung ‘menerkam’ ganas fefek rimbun Surti yang berbau khas aroma jamu yang wangi dan Bhaskoro selalu kangen. “Arghhh….sedaaap banget Bangggg….aaughh nggak tahann..!” desah Surti memecah suara desahan yang makin aduhai ini.
1022.4K viewsCompletedAdded to Library 538 Times as sitor situmorang
Read
+Library
SURA, PANGERAN TERBUANG

SURA, PANGERAN TERBUANG

* Langit Dunia Selatan yang baru saja lahir kembali berkilauan lembut. Awan-awan ungu keemasan berarak perlahan, memantulkan bayangan ratusan gunung surgawi yang kini berdiri kembali di tempatnya semula. Dan di tengah hamparan itu — di atas puncak Gunung Sumeru Selatan — berdirilah He Sura, sosok yang kini menjadi pusat perbincangan di seluruh delapan pilar kekaisaran. Di sekelilingnya, udara bergetar pelan.
1010.0K viewsCompletedAdded to Library 301 Times as sitor situmorang
Read
+Library
Istri Ke-4 Tuan Tanah

Istri Ke-4 Tuan Tanah

Pintu terbuka, memperlihatkan Siti yang membawa nampan cukup besar, saat Sumi berdiri dengan wajah penuh emosi, Ratih menahan tangan Sumi sambil menggeleng, “Berjanjilah untuk menunggu mas Prapto dulu, Mbak Sumi." Sumi pun membuang napas kasar, meski begitu dia duduk kembali, mengambil benang sulamnya, dan mulai melanjutkan pekerjaan sehari-hari yang dia tekuni. “Ndoro Ratih, ini buah Njenengan dan ini minuman segar, saya memeras semangka dan mentimun, bukankah Njenengan tadi pagi makan ikan asin?” Siti memberikan minuman berwarna suram, campuran semangka dan mentimun ke Ratih.
1019.8K viewsCompletedAdded to Library 712 Times as sitor situmorang
Read
+Library
Mutiara Lembah Hitam

Mutiara Lembah Hitam

Nesa yakin, suatu hari sang calon suami pasti kembali. Sementara itu, Di atas ranjang di sebuah kamar di perumahan mewah di kaki bukit di perbatasan Jakarta dengan Bogor, hanya beberapa puluh kilo meter dari ibu kota, Raga tengah didera halusinasi parah. Bayangan Nesa dan Vita silih berganti hadir di hadapannya. Namun ia tak memiliki tenaga untuk bergerak. Hanya lenguhan-lenguhan lemah yang meluncur dari bibirnya yang kini kering kekurangan gizi.
106.8K viewsCompletedAdded to Library 155 Times as sitor situmorang
Read
+Library
Teman Seranjang

Teman Seranjang

lirih Norita sambil menangis tersedu-sedu. "Hanya saja, ternyata aku ketemu satu tumor di kepala Jordi." "Tu-tumor?" Norita tercekat. Ia sama sekali tak tahu akan hal itu. Jordi sendiri tak pernah memberitahukannya tentang hal itu. "Ya." Abimanyu menganggukkan kepalanya. "Untungnya belum terlalu besar, sehingga bisa sekalian diangkat." "Terima kasih sekali lagi, Abi. Apakah ada efek samping dari operasi ini?" tanya Norita penuh kecemasan.
107.7K viewsCompletedAdded to Library 238 Times as sitor situmorang
Read
+Library
Purba Mahkota

Purba Mahkota

Itu adalah satu ekspresi yang benar-benar langka dilihatnya dari Tumang yang biasanya akan menampilkan senyuman manis selama siang dan malam di setiap hari-harinya, … sampai-sampai membuat Dayang Sumbi tersentak. SRUK! Tidak langsung menghampiri Dayang Sumbi seperti biasa sehingga perbuatannya itu kembali memunculkan gelagat aneh, Tumang yang tersungkur tiba-tiba seperti seluruh tenaganya diserap oleh sesuatu yang gaib, … meremas pakaian di bagian dadanya sendiri dengan matanya yang sudah bersorot mengosong mulai dibanjiri oleh melelehnya air mata.
104.3K viewsCompletedAdded to Library 125 Times as sitor situmorang
Read
+Library
Kadrun

Kadrun

Kadrun langsung membuka ritsleting baju training olahraga Siti dan membuat dua gunung kembar Siti kembali menyembul nakal. Pagi itu pertempuran yang kedua berlangsung lebih ganas. Kali ini Kadrun tak ingin kalah liar. Dia langsung menerkam Siti bak harimau kelaparan. Kadrun memangut dan meremas tubuh sintal Siti hingga keduanya mencapai klimas dan terbaring kelelahan kembali di atas kasur. “Ih, kalau gini terus dak jadi masak kita, Bang. Aku udah lapar banget. Cacing-cacing dalam perut sudah meronta-ronta.” Siti segera membereskan pakaiannya dan kembali ke dapur.
4.1K viewsCompletedAdded to Library 152 Times as sitor situmorang
Read
+Library
Teror Kumara Merah

Teror Kumara Merah

Membiayai operasi emaknya serta melihatnya sehat kembali. "Lingsir wengi sliramu tumeking sirno Ojo tangi nggonmu guling Awas jo ngetoro Aku lagi bang wingo wingo Jin setan kang tak utusi Dadyo sebarang Wojo lelayu sebet" Parmin lamat-lamat mendengar kidung Lingsir Wengi yang sering dinyanyikan bapaknya saat dia ketakutan tak bisa tidur. Suaranya terdengar begitu saja di kepala. Seperti ada yang menyuruhnya untuk mengikuti. Perlahan Parmin menyanyikannya. Dalam tradisi Jawa, Lingsir Wengi adalah doa-doa yang dikidungkan Sunan Kalijaga untuk "tolak bala" dan mengusir pengaruh jin jahat. Biasanya dinyanyikan pengantar tidur, menggunakan laras Durmo yang suram dan menyedihkan.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as sitor situmorang
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status