Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SUKRAMANGALA

SUKRAMANGALA

Setelahnya terdengar suara mesin kopi dan pemanggang roti mulai bekerja. Christ melempar torsonya ke sofa panjang berbentuk huruf L dan menekan alat berbentuk cincin di jarinya, lantas muncul sebuah hologram yang terlihat seperti ponsel. Christ menyentuh hologram itu dan memeriksa panggilan masuk. Setelahnya, ia melihat berita pagi hari ini. Christ menghela napas langkai, ia penat melihat halaman berita yang selalu menyuguhkan berita populasi manusia di planet ini semakin berkurang karena kematian dan peperangan antar wilayah seperti tidak ada hal lain yang layak untuk diangkat ke halaman berita.
105.7K viewsOngoingAdded to Library 210 Times as sitor situmorang
Read
+Library
Jerat Cinta CEO Mesum

Jerat Cinta CEO Mesum

kata Sita "Ya iyalah glowing tiap hari, emak lo tukang gorengan," sahut Topik sambil tertawa. "Dicoret dari daftar mantu sama emak gue, lo!" ancam Sita pada kekasihnya. "Maksudnya calon mertua gue keren bingit. Walaupun harga minyak naik, tapi gorengannya nggak ikut naik," ralat Adit.
9.3407.7K viewsCompletedAdded to Library 12.2K Times as sitor situmorang
Show Reviews (66)
Read
+Library
Nyi Ratu
Maaf ya, tadi siang ada gangguan sinyal atau aplikasinya gitu yang gangguan, aku mau update gak bisa terus. Barusan aku mau update ternyata malah udah muncul 2 bab. Padahal waktu siang tadi gagal kirim.
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Read All Reviews
Mayat-Mayat Hidup

Mayat-Mayat Hidup

tutur Siti dengan nada yang terdengar ketakutan sambil menangis. “Kamu di pom bensin mana?” “Pom bensin samping Masjid Jami Al-Jihad,” jawab Siti dengan cepat. “Kamu tahu, ‘kan?” “Iya tahu, itu belum jauh dari sini.” “Tolongin aku, Can,” rengek Siti.
2.7K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as sitor situmorang
Read
+Library
Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan

Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan

tanya Pram sembari menyandarkan punggungnya di kursi kayu, membayangkan hidangan hangat yang akan segera tersaji. "Soto daging, Mas. Pakai kuah bening gitu kan seger kalau siang-siang begini. Biar Bu Sisil semangat makannya, biar cepet sembuh juga kalau kena kuah yang gurih sama perasan jeruk nipis," jawab Bi Surti ramah, terdengar suara ulekan bumbu yang beradu dengan cobek batu.
1062.6K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as sitor situmorang
Read
+Library
Sebening Tirta

Sebening Tirta

Melihatku yang tak banyak memberi reaksi, perawat berpostur mungil itu memasang muka masam sambil berlalu membawa berkas-berkas di tangannya. Tempat itu sesungguhnya jauh dari kata menyeramkan, bangunan empat lantai yang megah dengan lahan parkir luas, di bagian depan, taman bunga warna-warni menyambut siapa pun yang singgah dengan senyum cerah. Suara gemericik air mancur dan kolam ikan mini di tengah taman sungguh menenangkan hati. Pohon-pohon buah yang rimbun, beberapa tempat duduk berkanopi dan jalan setapak berkerikil kecil, sungguh manis sekali. “Di mana Damar?” Tanpa sedikit pun mengurangi laju langkah, kulontarkan balik sebuah pertanyaan pada Martha yang masih menunggu pendapatku meng
9.33.5K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as sitor situmorang
Read
+Library
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Tak lama, Bumi membawa satu kardus putih dari dalam. “Ada tradisi kalau ketemu teman dari Jakarta,” kata Bumi. “Kau harus makan ini.” Mahesa membaca logo di kotak itu lalu tertawa lebar. “Batagor Riri? Legendary.” “Tentu,” kata Sita. “Kalau kamu makan di sini, kamu otomatis jadi orang Bandung angkatan darurat.”
1011.7K viewsCompletedAdded to Library 279 Times as sitor situmorang
Read
+Library
Purba Sang Pemuas

Purba Sang Pemuas

Muncratlah semburan cairan kental hangat membasahi paha mulus anak pejabat tersebut. "Pusaka ini sebenarnya masih butuh tiga betina lagi untuk ditaklukkan sampai tunduk. Tapi gara-gara perutku meronta kelaparan, aku terpaksa menuruti ajakanmu memburu daging. Kita kembali ke sarang sekarang, Betina Kacamata."
10.4K viewsOngoingAdded to Library 270 Times as sitor situmorang
Read
+Library
Catur Rogo

Catur Rogo

Ia kemudian duduk karena sudah menyelesaikan memindahkan baju. Taksa mengikuti Seto dan berdiri di sebelahnya. Tubuhnya agak ke belakang dengan pinggang yang bersandar pada meja kasir. Kedua sikunya bertumpu juga di sana. "Emang kenapa? Bentuk rumahnya aneh? Atau letaknya di dekat kuburan?" Taksa menatap Seto, ia penasaran karena penjelasan yang sedari tadi ia dengarkan. "Bukan di dekat kuburan, tapi terletak di ujung jalan di jalur pertigaan. Rumah tusuk sate kebanyakan orang bilangnya," ungkap Seto dengan meneguk air minum dari botol mineral.
104.3K viewsOngoingAdded to Library 137 Times as sitor situmorang
Read
+Library
Asmaraloka Sang Putri Pusaka

Asmaraloka Sang Putri Pusaka

seru Situ pendek, menahan rasa perih. Sitira yang berada di dekat tungku langsung heboh. “Astaga, Situ! Tangannya kena! Panas, panas!” Ia buru-buru mengambil sehelai lap basah dan menepuk-nepukkan ke tangan Situ.
2.5K viewsCompletedAdded to Library 62 Times as sitor situmorang
Read
+Library
GANTENG-GANTENG PELIT

GANTENG-GANTENG PELIT

ceramah Siti. “Berapa Mpok Energennya?” tanya Munaroh tak memperdulikan perkataan pemilik warung. Biarlah ia difitnah. Tak perlu mencari pembenaran. “Seribu maratus,” sahut Siti jutek merasa dicuekin. Munaroh membayar dengan uang pas lalu beranjak. Dia tak memperdulikan ibu-ibu yang mulai berghibah. Baginya gunjingan itu masuk telinga kanan ke luar telinga kiri.
106.0K viewsOngoingAdded to Library 197 Times as sitor situmorang
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status