Teman Kencan Online-ku Ternyata si Boss Jutek
“Ngomong-ngomong, berapa limit kartu nya? Biar saya tidak malu kalau-kalau milih cincinnya kemahalan.”
“Cih!” remehnya, sambil tersenyum, “Tenang saja, kamu tidak akan malu.”
Aku mengatupkan bibirku, “Astaga!” memutar bola mataku, baru ingat, “Haha, maaf, saya salah mengajukan pertanyaan. Saya sangat menyesal.”
Aku permisi pergi.
“Dimana pikiranku, tentu saja kartu ini unlimited.” gerutuku sambil berlalu pergi meninggalkan ruangan konferensi.
인기 회차