Blue Flame
Sebastian, dengan jubah panjang berwarna hitam kemerahan, menjulurkan tangannya perlahan.
Jemarinya yang ramping namun tegas menggenggam bidak mentereng, sang Ratu, lalu menjatuhkannya ke petak terakhir di depan Raja Felix.
"Skak mat," ucap Sebastian datar, suaranya tenang seperti embusan angin musim dingin. Tatapannya menusuk, tidak sekadar merujuk pada permainan. "Nasib pemburu vampir itu mudah sekali kita renggut."
Bab Populer