Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Semua orang juga ikut menganggukkan kepala. Wira meminta Dewina membantunya untuk menyiapkan peralatan menulis, lalu dia mulai menggambar sebuah sketsa di atas kertas. Semua orang juga mengelilinginya dan tatapan mereka fokus pada sketsa itu. Sketsa itu menunjukkan struktur bangunan, tetapi bangunannya berbeda dari yang biasa mereka lihat. Dalam pemikiran mereka, hanya ada satu jenis rumah yaitu rumah biasa. Meskipun rumah para pejabat, rumah itu tetap hanya satu tingkat saja.
96.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166.0K kali sebagai sketsa daun simple
Tampilkan Ulasan (2659)
Baca
+Pustaka
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Dillah_whj
izin promosi ya kk ... ayo kk/mas jangan lupa mampir kecerita saya judulnya: Diary Dira kisah tentang seorang pramugari yang berusaha sembuh dari luka akibat penghianatan kekasihnya yang ternyata sudah melangsungkan pertunangan dengan wanita lain. Ada juga pak tentara tampan yang akan nyembuhin
Baca Semua Ulasan
Ditikam Cinta

Ditikam Cinta

Ujar Bora, lalu Aarav menyiapkan buku gambar beserta Pensil dan Kerayon. “Baiklah ini adalah Alat paling dasar, sekarang bayangkan jika kau mengambar. Biar aku contohkan terlebih dahulu.” Ujar Aarav yang duduk didepan Bora. Saat itu Aarav mengambil Pensil dan ia memulai membuat Sketsa Pemandangan yang akan ia buat. “Jika kau mau mengambar sesuatu, pastikan kau memulai dengan gradasi yang tipis, jangan terlalu Menekan Pensilmu terlalu kuat karena iu akan mempertebal Apa yang akan kau gambar.” Ujar Aarav
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai sketsa daun simple
Baca
+Pustaka
Jerat Obsesi Mafia Kejam

Jerat Obsesi Mafia Kejam

Dengan langkah tenang dan tanpa suara berlebihan, Zein mendekat. Jasmine menyadari kehadirannya, ia melirik sekilas hanya sepersekian detik, lalu kembali fokus pada gambarnya. Tak ada sapaan, tak ada basa-basi, seolah Zein hanyalah bayangan tambahan di taman itu. Zein duduk di samping Jasmine, cukup dekat untuk melihat detail goresan pensilnya: sebuah sketsa pohon tua dengan akar yang menjalar rumit—kokoh, namun seperti menyimpan sesuatu di bawah permukaan.
104.3K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai sketsa daun simple
Baca
+Pustaka
Pembalasan Dendam Racun Sang Tabib

Pembalasan Dendam Racun Sang Tabib

Di sisi lain, Bima bekerja dengan cara yang sangat berbeda. Dia tidak terburu-buru. Setiap gerakan terukur, setiap takaran tepat hingga gram terakhir. Daun Saga Telik-12 lembar. Dia mencuci daunnya dengan air bersih, lalu merobek perlahan dengan pola tertentu untuk mengaktifkan senyawa pelumpuhnya. Akar Kecombrang Hutan-20 gram. Dia mengupas kulitnya, memotong dalam bentuk irisan tipis, lalu menumbuk dengan pola melingkar searah jarum jam.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai sketsa daun simple
Baca
+Pustaka
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Di sisi lain taman, ilustrator mulai menggambar daun-daun yang jatuh dari pohon sketsa. Setiap goresan membuat daun baru tumbuh. Penulis dari Balai Bara duduk di bangku dekat kolam, menyelesaikan satu halaman. Desainer membangun jembatan cahaya kecil dari bentuk-bentuk yang dulu hanya tersimpan di kepalanya. Semua bergerak dalam ritme yang sama. Pelan. Tidak terburu. Namun terus hidup. Lia membuka atlas emasnya.
902 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai sketsa daun simple
Baca
+Pustaka
GARIS PATAH LOGIKA

GARIS PATAH LOGIKA

"Jadi, kurasa aku bisa mengambil jeda yang tidak terjadwal." Ia duduk di samping Anya. Anak-anak kecil yang tadi mengerumuni Anya kini menatap Ezra dengan malu-malu. Anya menunjukkan sketsanya pada Ezra. Itu adalah gambar seorang anak perempuan dengan kuncir dua yang sedang tertawa, ditangkap dengan goresan pensil yang cepat namun penuh kehidupan. "Gambarmu bagus," puji Ezra tulus.
810 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai sketsa daun simple
Baca
+Pustaka
Istri Manis Om Yuda

Istri Manis Om Yuda

Pagi itu, Kayla tengah duduk santai di beranda rumah sambil menikmati secangkir teh daun mint. Di hadapannya, beberapa sketsa ilustrasi yang belum selesai tersusun rapi. la sedang memutuskan warna yang tepat untuk proyek terbarunya ketika bel pintu berbunyi. Kayla bergegas untuk memeriksa siapa yang datang, setelah
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai sketsa daun simple
Baca
+Pustaka
Menantu Super Kaya

Menantu Super Kaya

“Ahh, aku tahu buku tadi. Cover warna merah muda dengan gambar bunga-bunga Sakura seperti di Jepang?” Davin mengangguk. “Groutweed. Tanaman itu bagus untuk mengatasi penyakit wasir.” “Kau ternyata sudah siap untuk masa tuaku, ya? Wah, perhatian sekali kau, Sayang.” Davin berpamitan kepada Edwin dan mendorong pintu keluar itu sambil tertawa. Lisa berjalan lebih dulu dan menyusuri jalanan setapak kecil di persimpangan Highland Street.
8.41.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26.6K kali sebagai sketsa daun simple
Tampilkan Ulasan (129)
Baca
+Pustaka
D'sparage Je
enggak kebayang kalo cerita ini difilmkan, karakter Davin ini pasti keren banget. Tapi cuman satu kekurangan dari cerita ini, Authornya belum baca cerita The Destinable Of Light, petualangan Nando dalam menaklukkan negeri siluman akan memberikan warna yang berbeda buat para pembaca. Mangat Thor
Ayusqie
Di luar hujan, numpang neduh ya kak author. Siapa tau kaka2 di sini mau neduh juga di karyaku, judulnya SUSAHNYA JADI MAS JOKO, author Ayusqie.        Pecah nih, kak. Romancenya bikin ngilu, kocaknya menggelitik, n sedihnya bikin mewek. Silahkan mampir ya kak. Terima kasih kk author dan kk2 semua.
Baca Semua Ulasan
ROMANSA DESEMBER Season 1 : Daniel and Stefany

ROMANSA DESEMBER Season 1 : Daniel and Stefany

Stefany tertawa kecil dan membalas, “He-he-he. Terima kasih, Dani. Aku merasa seperti didampingi oleh pemandu hiking profesional.” “Ha-ha-ha! Kamu bisa saja, stefy!” Setelah sampai di puncak bukit, Miss Greta pun memberi instruksi kepada para siswa untuk mulai menciptakan karya seni mereka dari daun-daun yang telah dikumpulkan. Miss Greta sudah menyediakan lem, gunting, kertas besar, dan peralatan lainnya untuk memudahkan mereka berkarya. Daniel membuka kertas besar dan meletakkannya di atas rerumputan. Stefany duduk di sebelahnya, dan mereka mulai mengatur daun-daun yang sudah dikumpulkan.
10873 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai sketsa daun simple
Baca
+Pustaka
LEGENDA Pendekar  Kejam

LEGENDA Pendekar Kejam

Mahkota pohon itu hijau dan subur, berdiri di bawah pohon yang menjulang tinggi, David dapat merasakan perasaan menyegarkan darinya. Keterampilan bela diri pertama yang ingin diciptakan David adalah versi lanjutan dari Langkah Daun Jatuh. Embusan angin tiba-tiba mencapai mahkota pohon. Tapi itu tidak mengguncang batangnya, hanya sejumlah besar daun yang mulai berjatuhan. Karena keterbatasan fokus dirinya. David hanya bisa membayangkan 'daun' tapi dia tidak bisa membayangkan daun seperti apa yang ada di pikirannya.
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai sketsa daun simple
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status