Keperkasaan Tukang Kebon
) membuat beberapa penumpang di sekitar mereka tersenyum.
"Hooh, Le. Saiki awake dewe mangkat neng Jakarta." (Iya, Nak. Sekarang kita berangkat ke Jakarta.) Karyo mengusap kepala Dani dengan sayang.
"Pak, omah-omah neng Jakarta tenan duwur-duwur, ya? Kaya neng TV kae, Pak!" (Pak, rumah-rumah di Jakarta beneran tinggi-tinggi, ya? Kayak di TV itu, Pak!) celoteh Dani dengan mata berbinar, mengingat gambar-gambar gedung tinggi yang pernah ia lihat bersama ibunya di televisi.
Bab Populer