Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sketsa Cinta Arina

Sketsa Cinta Arina

Itu kalimat pertama yang bisa aku ucapkan sejak saat kado itu diserbu oleh mereka. Sketsa itu aku buat persis di malam hari setelah aku dan Andre jadian. Wajah tampannya yang terlihat macho hari itu terbayang-bayang di anganku, lalu aku terpikir untuk mengabadikannya dalam gambar. Inginnya aku simpan sendiri, tapi semalam aku berubah pikiran dan memasukkan sketsa itu ke dalam kotak hadiah untuk Andre. Tentunya aku sudah sempat mengambil gambarnya dengan kamera ponselku. "So sweet banget sih kamu, Rin," kata Santi yang sudah kembali ke mejanya di sebelahku. Aku mencebik malu-malu.
1016.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 433 kali sebagai sketsa rumah
Tampilkan Ulasan (28)
Baca
+Pustaka
Teha
sekadar info: standar penguncian bab di GN sekarang dipukul rata 14 koin, bila jumkat dlm bab di bawah 1400 kata, ya. 1000 kata pun ttp byr 14 koin. namun utk novel ini sendiri, koin/bab bs lebih besar dikarenakan jumlah kata yg lebih banyak, jd sebenarnya pembaca mdpt harga lama 1 koin/100 kata.
Dwi Setiawati Puralangga
Sukaaa bangettttt... Alur ceritanya bikin ingat masa2 muda dulu.. ........ Dibawa mengenang ke masa itu, dan selalu saja senyum2 sendiri tiap baca.. .......... Intinya sukaaaaa.. ...️...️...️. Makasih ya Teha.. Bikin mood jadi bagus...
Baca Semua Ulasan
Sidekick

Sidekick

Gila, perfect family portrait pokoknya. Pak Abimanyu, seperti pengusaha sukses lainnya, memiliki hobi untuk mengisi waktu luangnya. Namun yang membuatnya berbeda dibanding orang kaya lain, dia suka menggambar sketsa. Sketsa wajah, sketsa bangunan, sketsa pemandangan alam, dan lain-lain. Sketsanya banyak dipakai untuk hiasan dinding rumah orang kaya lainnya. Emang bukan sekedar hobi, sketsanya cukup menjual. Hasilnya bagus dan unik. Dia bahkan memamerkan hasil karyanya di i*******m pribadinya. Luar biasa sih. Bahkan selebritis Indo banyak yang dibuatkan sketsa olehnya di rumah-rumah mereka.
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai sketsa rumah
Baca
+Pustaka
Swing Partner

Swing Partner

Lalu menganggukkan kepala. “Idenya memang dari sana, Om. Membuat skema seperti ini membuat kita jadi fokus. Detil-detil kecil bisa kita tambahkan. Temuan-temuan baru juga bisa kita tambahkan di sana. Garis-garis merah itu Rani buat menggunakan selotip merah, jadi masih bisa dipindah-pindahkan. Kertasnya tidak akan rusak.” “Ini sepertinya harus disematkan di dinding…,” mata Kak Abdi menatap sekeliling ruangan mencari tempat yang sesuai untuk meletakkan skema buatan adik sepupunya.
792 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai sketsa rumah
Baca
+Pustaka
GARIS PATAH LOGIKA

GARIS PATAH LOGIKA

Goresan pensilnya terasa lebih bebas dan lebih percaya diri dari sebelumnya. Ezra, di sisi lain, mengeluarkan tabletnya. Tetapi ia tidak membuka spreadsheet. Ia membuka aplikasi sketsa arsitektur. Dengan konsentrasi yang dalam, ia mulai membuat sketsa sanggar itu. Ia mengukur proporsinya dengan matanya, menganalisis bagaimana strukturnya merespons angin, dan bagaimana cahaya masuk melalui jendela-jendelanya. Tapi ia juga melakukan lebih dari itu. Ia mencoba menangkap "jiwa" bangunan itu dalam garis-garisnya, sama seperti yang ia lakukan pada presentasi Wisma Ganesha. Ia tidak hanya menggambar sebuah bangunan; ia menggambar sebuah rumah, sebuah tempat perlindungan.
806 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai sketsa rumah
Baca
+Pustaka
Ku Kira Kau Rumah

Ku Kira Kau Rumah

alina butuh tempat yang jauh dari hiruk pikuk kata kata pedas seluruh keluarganya dan ia butuh waktu untuk menghindari angga dan semua yang terjadi dari kejadian kelam yang sangat menyakit kan selama hampir satu bulan ini. Kontrakan ini jauh berbeda dari rumah besar milik bram. Rumah kontrakan ini hanya ada dua kamar kecil dan dapur kecil, satu kamar mandi yang letaknya berada di dekat dapur. Tidak ada sofa di ruang tamu, sementara di kamar utama hanya ada kasur, dan kasur yang ia tidur tidak selembar kasur yang berada di rumah angga. Tapi sekali lagi tempat ini sangat nyaman untuk nya.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai sketsa rumah
Baca
+Pustaka
Luka di Ujung Senja

Luka di Ujung Senja

Waktu berjalan, dan musim kembali berganti. Gambar dua rumah di kamar Rafa mulai menguning di sudut-sudutnya. Suatu hari, Rafa menurunkannya. Anggi sempat terkejut. “Kamu mau simpan?” Rafa menggeleng. “Aku mau bikin yang baru.” Di kertas baru, ia menggambar bukan cuma dua rumah. Ada lebih banyak bangunan—seperti satu lingkungan kecil. Di tengahnya tetap ada jembatan, tapi sekarang bercabang ke beberapa arah.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai sketsa rumah
Baca
+Pustaka
Nikah Yuk!

Nikah Yuk!

Kaivan meminta microphone untuk menjelaskan tentang bangunan cantik secantik istrinya yang ditampilkan layar. “Jadi, rumah ini adalah rumah rancangan istri saya, kebetulan istri saya lulusan arsitek yang kini tengah mengepalai sebuah pembangunan resort milik kakek saya-Kallandra Gunadhya yang terletak di daerah Puncak … dan tanpa sepengetahuan saya, ternyata selama ini istri saya menggambar sketsa sebuah rumah, bukan hanya keseluruhan bagian rumah yang tampak dari luar … tapi setiap ruangan dia buat termasuk sketsa kamar utama dengan jacuzy yang memiliki atap dan dinding kaca … saya menemukan sketsa-sketsa itu di ruang kerja saya ….”
9.335.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai sketsa rumah
Baca
+Pustaka
Satu Malam Bersama Adik Suamiku

Satu Malam Bersama Adik Suamiku

“Kamu serius bikin itu?” “Tentu. Kamu pikir aku cuma dengar-dengar aja?” Adrian mengeluarkan selembar kertas dan meletakkannya di meja kecil di antara mereka. Di atas kertas, tergambar sketsa sederhana sebuah rumah dengan taman kecil di depan, serta ruang tengah yang luas tanpa banyak sekat.
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai sketsa rumah
Baca
+Pustaka
Menantu Tegas, Ipar Panas, Mertua Lemas

Menantu Tegas, Ipar Panas, Mertua Lemas

jelas Bang Galuh lagi. Bang Gitok terlihat mengangguk-angguk mengerti, dia langsung membuat sketsa nya dan menunjukkan pada kami berdua. Inilah salah satu kelebihan Bang Gitok, dia pintar dalam menggambar dan memberi masukan untuk tuan rumah. Sehingga Bang Gitok bisa memberikan gambaran, bagaimana bangunan akhirnya.
1047.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai sketsa rumah
Baca
+Pustaka
Dijodohkan dengan Bos Super Galak

Dijodohkan dengan Bos Super Galak

Bisik Ghea di telinga Galang. “ Kau dan ini sumber spirit, inspirasi dan khayalanku. Aku akan membuat rumah kita di lokasi , atapnya berbentuk bulat , lalu ada semacam bulatan kecil di atasnya. “ kata Galang , kemudian bangun diambilnya pensil gambarnya, kertas gambar dan tangannya yang cekatan mendesain gambar rumah khayalannya. Sekitar lima belas menit nampak desain rumah minimalis, atapnya berbentuk bulat dan ada bulatan kecil untuk sinar matahari.
14.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 493 kali sebagai sketsa rumah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status