Pengantin Dadakan
“Berarti settingan, ya, kedatangan saya. Kalau gitu menang saya nanti?”
“Oh, nggak bisa gitu, donk, Mbak. Untuk menang nggak akan mungkin. Soalnya rasa masakan mbaknya biasa-biasa aja, sih.” Gitu dia bilang sambil masukkan sisa pizza ke dalam mulutnya.
“Nggak enak, ya?” Aku memastikan.
“Kurang enak, Mbak, dibilang nggak enak banget yang nggak juga.” Eh, dia tambah satu slice pizza lagi. Terserah mbaknya aja, deh.
Sikat na Kabanata