Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SUSAN

SUSAN

Ini baru masalah Susan belum lagi masalahnya sendiri yang sudah jelas menanti di depan mata. Sidney segera mencari sepatu joging di rak sepatu dan kembali menggerutu dengan pilihan warna Susan yang norak. Sidney tidak pernah menyangka jika dirinya bakal mengunakan sepatu berwarna pink, tapi berulang kali Sidney mengingatkan dirinya adalah Susan. Susan si wanita yang ternyata bisa sangat begitu mengoda meskipun hanya mengunakan stelan joging. Tanpa ingin lama-lama memandangi dirinya di depan cermin Sidney segera turun ke bawah untuk mulai berlari.
1070.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai spinster
Baca
+Pustaka
FATED

FATED

“Ne, kamsahamida.” Aku pergi mencari kursi bertuliskan D-10 dan segera duduk di kursi itu. Aku membuka handphoneku dan mencoba mengingat-ingat apa yang sudah dipesankan Yeri kepadaku. Kemarin aku bahkan sampai mencoba menghafal semua member-member dari grup Sky4 ini. Untung saja grup Sky4 ini hanya beranggotakan empat orang seperti nama grupnya. Aku bergumam pelan sambil melihat foto yang diberikan Yeri jaga-jaga untuk mengingat nama mereka kembali. “Jung Dae, Yeon Jin, Je-One, dan Lee Ahn,” gumamku perlahan.
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai spinster
Baca
+Pustaka
ALARICK

ALARICK

Mata Luciver terbelalak, dia terlonjak dan spontan bangkit dari duduknya. “Apa!” “Oke, tetap lanjutkan itu. Aku yang akan mengurus sisanya.” Luciver segera melangkahkan kakinya. Tangannya sibuk mencari nomor klien yang baru saja membatalkan pesanannya, namun tak ada jawaban sama sekali. Jangankan jawaban, bahkan nomornya pun tidak aktif.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai spinster
Baca
+Pustaka
Gemintang

Gemintang

Sherianne menatap Satya. Tangan Satya bergerak menuju laci dashboardnya dan lalu mengeluarkan sebuah kotak beludru berwarna navy. Tak lama, ia membukanya dan menampilkan sebuah kalung liontin emas putih berinisialkan S. "Satya..," Sherianne tergagap.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai spinster
Baca
+Pustaka
FEMININ

FEMININ

Tanya David "Ini kalau mau naik ke lantai atas, gimana caranya yah?" David terkekeh kecil, lalu menggandeng tangan Femi menuju ruangan kecil. Ditekannya tombol, lalu pintunya menutup tiba tiba "Loh loh Dav, ini kok pintunya nutup sih?" Tanya Femi dengan panik "Katanya mau naik ke lantai atas. Ayok!" "Aku tidak paham, semacam pintu Doraemonkah ini? Lagi lagi, David hanya tertawa kecil. Betapa polosnya Femi, tidak tau lift.
4.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai spinster
Baca
+Pustaka
Konspirasi

Konspirasi

Diana menarik nafas dalam-dalam sebelum membuka pintu rumah yang berwarna kuning keemasan itu. Suasana di dalam rumah sangat sepi. Bukan tanpa suara, tapi isi rumah ini sedang berduka. Tidak terdengar suara mesin jahit seperti biasanya. Diana hanya mendengar suara detik jam yang terus berputar diiringi dengan suara bisik bisik dangdut dari spiker tetangga. Walaupun jarak rumah mereka tidak begitu dekat tapi suara spiker itu masih terdengar jelas.
9.96.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai spinster
Baca
+Pustaka
Gantari

Gantari

Sorot matanya lembut, tidak seperti saat terakhir kali kami bertemu, matanya merah padam saat itu. "Hanya sedikit pusing. Kamu tidak usah kuatir toh aku hanya pingsan sebentar saja," ujarku sembari memijat pelipisnya dengan lembut. "Sebentar kamu bilang?” Aku mengangguk, ya memang aku hanya pingsan sebentar saja. Sekar bangkit berdiri sembari berkacak pinggang. "Kamu pingsan berhari-hari, Gantari. Lihat pernikahanku sudah lama berlalu sementara su-suamiku sudah kembali ke kota untuk bekerja."
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai spinster
Baca
+Pustaka
BATARI

BATARI

Sepuluh bulan telah berlalu, dan kediaman Wijaya masih menjadi teater kemunafikan yang dipoles dengan kristal. Victoria, Adrian, dan Seline memberi Batari ruang untuk bernapas, tapi itu bukan belas kasihan. Itu strategi. Predator yang sabar selalu membiarkan mangsanya merasa aman di puncak—agar ketika jatuh, hancurnya menjadi tontonan yang paling memuaskan.
10428 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai spinster
Baca
+Pustaka
Mate

Mate

ucapku agak ngeri. Mas Wira hanya ber-hm. Beberapa menit kami hanya diam-diaman. Tiba-tiba Mas Wira sibuk merogok kantung celananya. “Nih.” Mas Wira menyodorkan sebuah jepit dengan tempelan strawberry kecil diatasnya. Aku seketika takjub. “Lucu banget!!!” pekikku sambil mengambil jepit tersebut dari tangan Mas Wira. Mas Wira tersenyum melihatku yang senang melihat kelucuan sebuah jepit strawberry doang. “Suka?”
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai spinster
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status