Terjebak Cinta Kakak Tiri
Tapi di dalam rumah itu, ada dua hati yang kini berbicara lebih jujur dari sebelumnya.
Jasmin merebahkan tubuhnya di sofa, sementara Reyan duduk di lantai, bersandar pada lututnya.
“Kau tahu,” ucap Jasmin pelan, “kalau cinta ini tidak diberkati oleh siapa pun… aku masih akan memilihnya. Karena tidak semua hal harus disahkan agar bisa menjadi nyata.”
Reyan memejamkan mata, lalu mengangguk. “Aku tidak butuh restu dunia. Aku hanya butuh kau… tidak menyerah.”