Wanita Milik Sang Pewaris
tampak raut kesedihan dan kecewa di wajahnya
Lilia hanya terdiam, merasa iba dengan hidup sahabatnya, di tambah lagi saat ini keluarganya sedang mencari-cari keberadaannya.
Di tengah kebisuan itu, tiba-tiba Lilia teringat sesuatu, dia segera mengambil sesuatu dari dalam tasnya
"Aku baru ingat Jeni.. siang ini aku membaca koran, Stains Corp sedang membuka perekrutan karyawan baru"
"Stains Corp?"
Lilia mengangguk "Ya. Itu perusahaan besar di Moskow, kantor utama mereka bergerak di bidang pembuatan perhiasan, kurasa pekerjaan ini sangat cocok untukmu" ucapnya bersemangat
Hot Chapters