BUKAN MENANTU KAYA
“Kalau butuh banner, spanduk, box martabak, bisa hubungi Ane. Adek Ane kan punya percetakan. Masalah harga, bisalah nego,“ kata Pak Andi. Staf HRD di Annuha.
“Siap. Terimakasih untuk semua bantuannya.“
🌹🌹🌹
“Dek, ini Pak Andi nge-WA, nama kedainya apa katanya?“ tanya Mas Hasan. Aku yang sedang menulis bab baru, menjedanya dulu. Lalu berpikir sejenak.
“Martabak Menantu,“ jawabku sambil tersenyum.
“Martabak Menantu?“ Kedua alis Mas Hasan bertaut. Aku mengangguk pasti.
“Kenapa Martabak Menantu?“ tanyanya.
“Ya karena Aku menantu dari ibunya Mas Hasan. Martabak Menantu itu mengandung arti, usaha dan harapan seorang menantu yang selalu dipandang sebelah mata.“
Hot Chapters