Balada Cinta ShaBar
Mas Arta ngejawab lempeng.
Hah? "Kok, bisa?"
"Iya, sebelum berangkat, Pak Akbar sudah memberi perintah pada Topan untuk mulai magang Senin depan. Tapi karena ada situasi darurat, saya minta dia magang lebih cepat."
"Kok, cuti mendadak, Mas?"
"Ngga mendadak, Mbak. Saya sudah ajukan sejak bulan kemarin, dan plan juga sudah dibuat. Jadi ini sama sekali tidak mendadak," Mas Arta ngejelasin pelan-pelan dengan tenang.
Hot Chapters