Perlindungan Nenek Sepanjang Masa
Saat melihat Felix sudah meneleponku puluhan kali, dia pun memberanikan diri untuk maju perlahan.
“Felix, jangan panik. Aku memang nggak mengenal Hana lama, tapi menurutku dia bukan tipe orang yang nggak masuk akal. Dia mungkin hanya sedang marah saja.”
“Tunggu sebentar lagi, masih ada satu jam.”
Sebelumnya, apapun yang Tania katakan, Felix akan menyampingkan segalanya untuk meresponnya.
Namun kali ini, Felix hanya menatap ponsel, seolah tidak mendengarnya. Dia hanya terus-menerus menelepon semua teman yang kami kenal bersama.
Hot Chapters