Pungguk Merindukan Bulan
Ting, tong!
Sedikit gemetar, dengan sisa-sia air mata membasahi wajah, Seika menekan bel pintu rumah Welas. Lampu di ruang tamu masih menyala terang benderang yang berarti penghuni rumah masih terjaga. Welas yang memberitahu akan hal itu padanya dulu, waktu membahas masalah kebiasaan di rumah mereka. Salah satunya, soal lampu ruang tamu. Jadi, Seika yakin walaupun ini sudah hampir jam sepuluh malam, masih ada satu di antara mereka yang akan membukakan pintu untuknya. Lagi pula ini darurat dan dia tak tahu harus ke mana lagi membawa diri.
인기 회차