Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Romansa Yang Dihantui Masa Lalu

Romansa Yang Dihantui Masa Lalu

Kesukaan Clara pada cokelat membuat Adrian ingin mengingat setiap moment bersama Clara. Di kafe Rainbow, Andrian lampiaskan segala rindu melalui lagu-lagu yang ia nyanyikan. Kebetulan waktu SMA, Adrian adalah vokalis band, jadi suara dan penampilannya dapat di terima oleh pengunjung kafe. Oleh karena itu setiap Sabtu malam Adrian mempersembahkan satu lagu di Rainbow Cokelat Cafe. Malam ini Adrian dikejutkan oleh suatu hal, ketika ia selesai membicarakan masalah bisnis dengan pemilik kafe, tiba-tiba seorang pelayan kafe berbicara padanya.
9.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 318 kali sebagai story cafe bandung
Baca
+Pustaka
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

kata Parta dengan sombongnya. “Owh, ya sudah kalau begitu, saya hanya menyarankan saja,” jawabku sembari aku kembali ke dalam warung. Aku duduk kembali di dalam warung dan duduk sembari mengambil foto dan selendang yang ada di atas rak uang. sesekali aku mendengar obrolan mereka tentang bagaimana membuat konten di gunung sepuh, dan samar-samar mereka ingin sekali menguak tentang suatu kampung yang diisi oleh para mahluk yang ada di Gunung Sepuh.
9.8683.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19.1K kali sebagai story cafe bandung
Tampilkan Ulasan (174)
Baca
+Pustaka
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Baca Semua Ulasan
The CEO Girl for The College Boy

The CEO Girl for The College Boy

“Masih beef bowl terenak yang pernah gue makan.” Putra berkata di sela-sela kunyahannya. Setelah selesai mengambil surat rekomendasi magang di TU, cowok itu dan Dhika makan di Kafe Kafe, kafe tempat Dhika bekerja part-time. Nama yang aneh? Definitely. Namun nama-nama unik seperti inilah yang menimbulkan kesan kekinian dan membuat orang-orang tertarik untuk mencoba. Apalagi di lingkungan dekat kampus yang sasaran utamanya mahasiswa. Nama Kafe Kafe yang unik juga diiringi dengan interior kafe yang menarik, seperti berteriak-teriak kepada cewek-cewek pecinta I*******m, “Ayo foto di sudut ini!” atau semacamnya. Ada tema musim gugur di satu sisi ruangan, lengkap dengan dedaunan dan rumput-rumput
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai story cafe bandung
Baca
+Pustaka
My Husband's Secret

My Husband's Secret

Ini pertama kalinya Mas Gala menggenggam jari jemariku. Kami berjalan bersisian untuk masuk ke salah satu café di Bandung. Café Gemilang namanya. Dulu, aku sempat ke sini saat pertama kali gajian. Itu juga gara-gara dipaksa oleh teman-teman. Katanya, sesekali harus menyenangkan diri untuk menghabiskan waktu, dan tentunya .... menghabiskan uang di tempat elit seperti ini.
1022.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 611 kali sebagai story cafe bandung
Baca
+Pustaka
Aku Bukan Istrimu Lagi

Aku Bukan Istrimu Lagi

Tiara menolak, tadi mimpi membuat mood Tiara menjadi jelek. "Masakan ka Annisa bisa untuk besok, tolonglah jangan tolak, permintaan maafku. Cafe ini tempatnya bagus, ada di daerah puncak, ada live musik, aku sudah tahu dari dulu, kamu kamu suka sekali nonton pertunjukan band di cafe, tidak masalah bukan, bumil juga butuh hiburan." Rangga memaksa. "Ya sudah." kalau Rangga sudah memaksa Tiara tak bisa menolak.
1010.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 334 kali sebagai story cafe bandung
Baca
+Pustaka
Sampai Kau Ingat Aku

Sampai Kau Ingat Aku

Wajah gadis itu tampak berbinar di bawah lampu kafe yang kuning keemasan, membuat tatapan tajam pria itu perlahan melembut, namun tetap sarat akan emosi yang sulit dibaca. Tak lama kemudian, vokalis live band mulai berdehem di atas panggung kecil, mencoba menarik perhatian pengunjung. Bang Pay, sang vokalis yang memang sudah akrab dengan pelanggan tetap, menyapa riang. “Ehem, tes satu dua. Selamat malam, warga Kafe Nadya!” Bang Pay mulai beraksi. “Naik kereta pergi ke Cikini,” katanya mulai memanaskan suasana.
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai story cafe bandung
Baca
+Pustaka
Penyesalan

Penyesalan

Dan semua yang ada di meja itu tertawa terbahak-bahak. "Liat aja, dia pasti jatuh ke pelukan gue," sesumbar Reno dengan percaya diri. ... Sejak malam itu, band yang divokalisi oleh Alisya selalu mengisi acara di cafe milik paman Ridwan. Para tamu menyukai penampilan Alisya dan kawan-kawan. Dan setiap malam Minggu, cafe itu akan dipenuhi pengunjung yang memang berniat melihat Alisya bernyanyi.
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai story cafe bandung
Baca
+Pustaka
Gue, Adit. Mau Apa Lo?

Gue, Adit. Mau Apa Lo?

Sebuah ruangan berukuran sedang lengkap dengan sofa yang memang disiapkan pemilik kafe untuk mereka. Di sanalah, semua persiapan mereka manggung dilakukan, termasuk untuk kegiatan makan dan minum. Empat personil band telah siap beraksi yaitu Krisna, Bayu, Andra dan Danu. Hanya Adit yang belum terlihat batang hidungnya. "Tamu sudah mulai ramai nih, kalian perform jam delapan teng, ya," pinta sang manager kepada kru band, sebelum ia meninggalkan back stage.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai story cafe bandung
Baca
+Pustaka
Gosipin Si Boss

Gosipin Si Boss

Jangan-jangan dia cenayang! "Oh... gitu. Yah, pokoknya sesantainya aja lah. Sori banget ya, kalau kesannya gue SKSD." kata Dewo. Dia lalu mengantar kami ke salah satu kursi di sudut cafe. Aku tidak menyangka kalau cafe ini cukup besar di dalamnya, padahal dari luar terlihat kecil. Selain itu, tidak hanya bagian luarnya, di dalamnya pun terkesan sangat retro sekali. Banyak poster-poster artis zaman dahulu yang terpajang di sini. Di counter pesanan juga terdapat gramaphone yang sedang menyalakan lagu-lagu hits jadul. Mungkin satu-satunya hal modern di sini adalah AC. Tetapi, itu tidak terlalu mengurangi 'kejadulan' cafe ini.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai story cafe bandung
Baca
+Pustaka
Tukang Sayur itu Ternyata Milliuner

Tukang Sayur itu Ternyata Milliuner

Diiringi oleh alunan musik dari live perform yang memang disediakan di sana, menambah suasana akrab di antara mereka berdua. "Gue rencana mau buka usaha cafe, Cok. makanya gue ajak lo ke sini karena gue tertarik sama konsep di cafe ini," ujar Dika setelah ia selesai menyantap makanannya. "Gue mau ngajak lo kerjasama. Gimana? Lo mau kan gabung sama gue?" Coki tidak langsung menjawab, ia masih belum menyelesaikan santapan di hadapan, selain itu ia juga memanfaatkan waktunya untuk berpikir.
10.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 317 kali sebagai story cafe bandung
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status