Semalam Bersama Sahabat Kakakku
“Aku tahu alaric tampan, tapi masa sih? Kalau alasannya karena tampan, harusnya kau tidur denganku dulu, dong.”
“Lanjutkan omong kosong itu, dan nomormu masuk daftar blokir hari ini.”
“Oke, oke! Berhenti bercanda.”
Walau begitu, Ara masih mendengar sisa tawa kecil di ujung kalimatnya.
Ia hendak menutup telepon ketika Ezra kembali bersuara.
“By the way, kau ikut acara livestream Amorésque—”
“Kenapa?” Ara menjawab malas sambil mencari earphone, lalu menyambungkannya ke ponsel.