Suami Terhinaku Seorang Miliuner
“Karna kamu tadi satu langkah di atasku. Hari ini, aku bakalan traktir kamu makan. Gimana?”
“Satu langkah? Sepuluh langkah kali. Beneran ya, kebetulan aku lagi laper nih.”
“Iya, iya, sepuluh.” Aher membuka sepuluh jarinya. “Let’s go, Girls!"
Aher, temanku sejak lama di perusahaan ini. Hanya dia seorang yang tahu kalau aku sudah menikah. Sengaja aku menyembunyikan identitasku dari anggota lainnya. Karna jika mereka tahu, pasti mereka semua akan mencemoohku habis-habisan yang punya suami pedagang sayur keliling.
Bab Populer