Pernikahan yang Membingungkan
Karena kini Chava merasa pasokan oksigen tidak berjalan normal pada rongga dadanya, Chava merasakan sesak yang luar biasa.
“Ca, sayang, hai kenapa?” Alvian semakin panik ketika melihat Chava yang kesulitan untuk bernapas.
“A-bang, abang … “ Ucap Chava terbata – bata.
“Ca, tenang, sayang. Ayo bernapas dengan benar, tarik napas perlahan, buang.” Kata Alvian yang berusaha membantu Chava untuk bernapas.
Chava mengikuti intruksi dari Alvian, namun hasilnya nihil, Chava sama sekali tidak bisa bernapas dengan benar. Bahkan kini tubuh Chava semakin gemetaran.
Hot Chapters