Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Penguasa Negeri Jin

Penguasa Negeri Jin

" Kakek di sebelah kanan yang berambut seperti ijuk berwarna putih keluarkan suara bergumam lalu masukkan ujung suling yang ditancapi tengkorak dan meniup satu kali. Suling itu keluarkan suara sember disertai mengepulnya asap hitam dari lobang mata, hidung, mulut dan telinga tengkorak. "Keparat! Pasulingmaut! Apa kau tak bisa bicara wajar?!” menghardik Jin Muka Seribu. Rambut di kepalanya dan kumis tebal di bawah hidungnya sampai naik berjingkrak! Yang dihardik, yakni kakek yang membawa suling, kembali meniup sulingnya. Suara sember terdengar lagi dan asap hitam kembali mengepul.
1032.0K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as suluk linglung
Read
+Library
Jejak Pewaris Harmoni di Bawah Langit dan Gelombang

Jejak Pewaris Harmoni di Bawah Langit dan Gelombang

Udara di dalam gua mendadak sunyi, ketika seruling bambu mulai dimainkan, ia mengeluarkan nada panjang yang jernih namun terasa dingin. Fuuuuu Nadanya menggantung di udara seolah sedang memanggil kabut dari dasar bumi untuk menyelimuti dinding-dinding batu yang lembab. Suaranya memantul dan saling menyahut, menciptakan gema yang berbisik ke telinga Luka yang sedang terjebak dalam dekapan Sengkalanya.
101.1K viewsOngoingAdded to Library 26 Times as suluk linglung
Read
+Library
Ksatria Pengembara Season 2

Ksatria Pengembara Season 2

" Kakek di sebelah kanan yang berambut seperti ijuk berwarna putih keluarkan suara bergumam lalu masukkan ujung suling yang ditancapi tengkorak dan meniup satu kali. Suling itu keluarkan suara sember disertai mengepulnya asap hitam dari lobang mata, hidung, mulut dan telinga tengkorak. "Keparat! Pasulingmaut! Apa kau tak bisa bicara wajar?!” menghardik Jin Muka Seribu. Rambut di kepalanya dan kumis tebal di bawah hidungnya sampai naik berjingkrak! Yang dihardik, yakni kakek yang membawa suling, kembali meniup sulingnya. Suara sember terdengar lagi dan asap hitam kembali mengepul.
9.5243.3K viewsOngoingAdded to Library 9.2K Times as suluk linglung
Show Reviews (65)
Read
+Library
Rmdni
kak izin promosi yah. ayo baca ceritaku kisahnya seru karena menceritakan Fantasi lokal, yang bakal memuat cerita lokal terus dipadukan dengan hal fantasi. judulnya: Legenda: Nusantara jangan lupa voted ya kak ......
KSATRIA PENGEMBARA
Jangan lupa mampir ke cerita baru saya berjudul : SI BUTA DARI SUNGAI ULAR 'Dalam kegelapan, sosok seorang putra. Dendam dan lara menutup kedua matanya. Dia terjerumus sebagai manusia. Dan bangkit menjadi Legenda'
Read All Reviews
Mahkota Darah sang PHOENIX

Mahkota Darah sang PHOENIX

Ekornya menyambangi beberapa pucuk pohon di Pulau Salju itu. Suara seruling dan kecapi, juga kian terasa melekat. Membelai telinga Zhu Linglong dengan begitu merdu dan halusnya. Membuat gadis itu sedikit demi sedikit mulai terpicu. Tanpa sadar, angin lembut yang mengelilingi tubuhnya kini membuatnya teralun mengikuti arah geraknya tanpa sadar. Zhu Linglong melayang di antara angin lembut dan cahaya gemerlap dari Zhu Que.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as suluk linglung
Read
+Library
Cindaku Sang Penguasa

Cindaku Sang Penguasa

Rasa tak asing menggugah badannya untuk mencari siapa pemain seruling itu. Menembus hutan yang penuh akan pohon berakar gantung, dia beberapa kali menyibak utasan akar yang sudah terlihat seperti tirai itu. Di selimuti pemandangan yang hampir keseluruhan hijau, suara seruling sunda kian terdengar jelas dan bersatu dengan bunyi gercikan air terjun.
1019.7K viewsOn holdAdded to Library 571 Times as suluk linglung
Read
+Library
Bukan Menantu Idaman

Bukan Menantu Idaman

Terdengar alunan lembut seruling yang ditiup olek mas Suyit ’’Gambang suling kumandhang swarane (=gambang suling berkumandang swaranya) Thulat tulit kepenak unine (=Tulat-tulit enak bunyinya) Uuuuunine mung nrenyuh ake (=Bunyinya hanya mengharukan) Bareng lan kentrung ketipung suling (=Bersama kentrung ketipung suling) Sigrak gambangane (=Mantap bunyi kendangnya)”’ Aku dan anak-anak mas Suyit duduk mengitarinya. Kebetulan waktu itu mati lampu. Hanya cahaya lampu dian yang menerangi rumah mungil nan sederhana mereka. Begitu syahdu terlihat suasana saat itu. Sesekali terdengar rengekan manja si kecil Ayu putri bungsu mereka yang sedang duduk di pangkuan ibu tercintanya.
105.4K viewsOngoingAdded to Library 160 Times as suluk linglung
Read
+Library
Gairah Istri Kelima Juragan

Gairah Istri Kelima Juragan

*** Sundulll Bebh . Hobaaaaah Sundul dul Dul Tarikkk sistaaaa semongkoo Hobaaaaah ...
1061.5K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as suluk linglung
Read
+Library
SELINGKUH DENGAN TETANGGA

SELINGKUH DENGAN TETANGGA

Cairan bening, tak lepas juga meluncur dari sudut matanya yang sipit. "Iya, Sayang. Bunda tidak akan jualan lagi!" Aline berucap dengan suara yang serak nan berat seperti ada sesuatu yang menahan di tenggorokan, pun mengerjapkan mata beberapa kali sehingga cairan bening yang telah lama bergumul di pelupuk itu luruh dengan segera. "Asal Khaila tetap belajar!"
20.3K viewsOngoingAdded to Library 691 Times as suluk linglung
Read
+Library
Dewa Iblis Gerbang Neraka

Dewa Iblis Gerbang Neraka

Suara ombak menghantam karang terdengar berirama, seperti alunan musik alam yang mengiringi pikirannya yang kalut. Shiu Ling melangkah mendekatinya, mengenakan jubah putih berkilauan yang tampak menyatu dengan cahaya rembulan. Rambut panjangnya tertiup angin, menambah aura mistisnya. Ia berhenti di belakang Kui Long, matanya yang tajam namun lembut mengamati siluet pria itu. “Kui Long,” katanya dengan suara tenang yang hampir seperti bisikan. “Jika kau ingin benar-benar siap menghadapi dunia yang semakin gelap, ada satu makhluk yang bisa membantumu.”
1012.1K viewsCompletedAdded to Library 388 Times as suluk linglung
Read
+Library
MENYUSUI TUYUL

MENYUSUI TUYUL

Pak Duki, Karin, Trisna, dan seorang perempuan paruh baya itu tengah mentertawakannya. Di sudut lain. Anak kecil-kecil dengan mulut memanjang ke atas tengah bersuka cita menyiapkan kayu-kayu bakar. Gamelan itu masih mengalun seolah mengiringi tubuh sakarat Sutoro yang ditarik anak-anak kecil itu. Mereka terus menarik Sutoro tanpa ampun dan melemparkannya ke atas bara api yang berkobar. Sorak-sorai menggema di puncak Gunung Kemukus. "Mas Hasan!"
1040.0K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as suluk linglung
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status