Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Status Janda Untuk Istriku

Status Janda Untuk Istriku

Hari di mana dia menukar masa depannya dengan selembar cek pelunasan hutang dan keamanan ibunya. Pintu kamar terbuka. Seorang pria paruh baya dengan peci hitam dan jas yang agak kebesaran masuk. Itu Pak Lek Rusdi, kakak laki-laki almarhum ayahnya yang sengaja datang dari kampung di Jawa Tengah semalam untuk menjadi wali nikah.
955 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai suradira jayaningrat lebur dening pangastuti
Baca
+Pustaka
Tersesat Di Dunia Pendekar

Tersesat Di Dunia Pendekar

Sindir Ki Sastro. "Aku tidak ingin bicara tentang Raka. Namun ini akan berhubungan dengan pemuda itu," ungkap Jayabhaya. "Itu sama saja," sahut Ki Sastro. Tetua kuil surga mempersilahkan Jayabhaya untuk duduk bersama mereka. Ki Sastro memilih untuk duduk di seberang, sedangkan Tetua kuil surga dan Jayabhaya berada di bangku panjang yang sama. "Jadi, apa yang hendak kau beritahukan kepada kami?" Tanya Tetua kuil surga.
1010.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 390 kali sebagai suradira jayaningrat lebur dening pangastuti
Baca
+Pustaka
Sang Dewi

Sang Dewi

"Mengapa aku harus memberi salam? Pemandian Putri memiliki tujuh bidadari, apa aku harus memberi salam setiap hari pada mereka hanya karena mereka abadi?" Anak ini, sama sekali tidak memiliki sopan santun! Narada makin kesal sampai-sampai menarik napas panjang dan tersenyum kembali. "Siapakah anak ini?" tanyanya. "Aku Larasati, putri Raja Jayabhaya dari Panjalu," jawab Larasati. Putri dari Maharaja Jayabhaya titisan Wisnu Yang Agung? Pantas saja auranya begitu kuat, bayangan itu rupanya juga jatuh ke Istana Panjalu!
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai suradira jayaningrat lebur dening pangastuti
Baca
+Pustaka
Dicampakkan Setelah Melahirkan

Dicampakkan Setelah Melahirkan

Hari itu, semua luka dibiarkan terbuka, dan semua dosa masa lalu ikut terkubur bersama jasad Danar. Jeena menatap nisan yang baru dipasang. Danar Yudistira. Tangannya menggenggam jari-jari mungil Sagara. “Kamu akan baik-baik saja, Nak. Mama janji… kamu akan hidup bahagia. Karena kamu anak yang kuat.”
1036.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai suradira jayaningrat lebur dening pangastuti
Baca
+Pustaka
Legenda Dewa Cahaya

Legenda Dewa Cahaya

tanya Wasundoro. "Aku tahu kau bisa kabur dengan mudah melalui tanah. Dan aku tak memiliki kemampuan itu. Tapi kebangkitan Dewi Durga adalah yang utama. Bocah bernama Jaya itu harus bisa keluar dari tempat ini hidup-hidup bagaimana pun caranya...Karena dia yang akan membawa kebangkitan Dewi...Dan menyatukan dunia bawah menjadi miliknya...Ingat pesanku ini Wasundoro. Mungkin ini adalah permintaan terakhirku padamu," kata Tantili lalu dia pun sempat tersenyum manis kearah Wasundoro untuk pertama kalinya sejak dia bertemu dengan wanita tersebut.
1076.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai suradira jayaningrat lebur dening pangastuti
Baca
+Pustaka
Batu Akar Raja

Batu Akar Raja

Duduk di atas tikar bambu adalah seorang lelaki tua dengan rambut dan janggut putih yang panjang, namun matanya yang cerah menunjukkan bahwa dia masih memiliki kekuatan dan kejernihan pikiran yang luar biasa. “Selamat datang, Raden Jayaningrat – keturunan Raja Jayaputra yang terakhir,” ujar Mbah Ki Semar dengan senyum hangat. “Dan kamu juga, Dewi Shinta Sari – putri dari dua dunia yang telah menjalankan tugasmu dengan baik.” Shinta Sari sedikit terkejut mendengar kata-kata itu, namun segera menundukkan kepala sebagai tanda rasa hormat. “Kamu tahu tentang saya, Mbah?”
10489 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai suradira jayaningrat lebur dening pangastuti
Baca
+Pustaka
PUSAKA PEDANG BATU SELEMBUR

PUSAKA PEDANG BATU SELEMBUR

Pria sepuh itu, sedikit menepuk-nepuk bagian atas buku tersebut, sebab sedikit berdebu. "Apa itu, Guru?" Buru-buru Ekawira beranjak bangun dari sana, segera dia mencuci tangannya yang kotor akibat makan tadi. "Ini adalah kitab yang pusaka berisi jurus-jurus untuk menguasai Pedang Batu Selembur," terang Astagina penuh percaya diri. Dia mengikis jarak yang kini hanya beberapa langkah saja dari Ekawira. "Apa Paman Guru Adiwilaga yang telah menciptakan jurus ini?" selidik Ekawira lebih jauh.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai suradira jayaningrat lebur dening pangastuti
Baca
+Pustaka
Menantang Kasta

Menantang Kasta

Dia tahu kalau Aa adalah panggilan untuk anak laki-laki tertua atau untuk remaja laki-laki dari tanah Sunda. Tapi entah kenapa mendengar orang lain memanggil Satria dengan sebutan Aa membuat Kaluna ingin tertawa. “Kami ada meeting di resort Gunadhya, jadi bu Kaluna ingin mampir sebentar ke sini.” Pak Sutisna dan bu Ratna langsung menyambut dengan ramah. “Wah… silakan… silakan.” “Terimakasih sudah mau mampir ke Gubug kami, Nak.”
9.936.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai suradira jayaningrat lebur dening pangastuti
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
Ami tsamarat
kaluna jatuh cinta sama sekretaris nya dah macam cerita mommy kalila dulu yg suja sama sekretaris nya tapi untung gak sampe diteruskan.. nah kaluna kyx nya bakalan jadi yg pertama buat sejarah nya nih...
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Sang Maharaja yang Terlupa

Sang Maharaja yang Terlupa

"Jika kalian tahu siapa aku, jika kalian tahu apa yang telah dilakukan oleh pasukanku pada mata dan paru-paru anakmu... mengapa kalian tidak meracuniku saat aku tertidur? Mengapa kalian tidak memanggil para pemburu desa untuk memenggal kepalaku dan menukarnya dengan emas dari Lembah Mandala?" Nyi Surti perlahan bangkit, membawa sebuah mangkuk kayu berisi bubur beras merah yang masih mengepul, serta sebuah bungkusan daun pisang berisi ramuan hijau yang telah ditumbuk halus. Ia duduk di samping tikar pandan, lalu dengan lembut meraih tangan kanan Jayabaya yang melepuh. Sang tiran tidak menarik tangannya. Ia terlalu lelah, dan kehangatan dari telapak tangan wanita tua itu terasa begitu menenang
10578 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai suradira jayaningrat lebur dening pangastuti
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ada sesuatu yang sangat menarik tentang pepatah Jawa ini, bukan sekadar kata-kata tapi filosofi hidup yang dalam. 'Mikul duwur mendem jero' itu seperti bekal dari nenek moyang kita - menjaga harga diri keluarga dengan tidak menceritakan aib, sambil terus menghormati leluhur. Bayangkan seperti membawa bendera keluarga ke tempat tinggi tapi mengubur yang kurang baik dalam-dalam. Aku sering melihat ini dalam keluarga tradisional Jawa, di mana rahasia keluarga dijaga mati-matian, sementara prestasi dipajang dengan bangga.

Sedangkan 'sura dira jayaningrat' lebih personal, semacam mantra penyemangat untuk mengatasi kesulitan dengan keberanian. Ini bukan tentang keluarga, tapi tentang individualitas - bagaimana seseorang menghadapi tantangan dengan jiwa yang tak gentar. Kalau 'mikul duwur' itu filosofi kolektif, 'sura dira' lebih seperti prinsip pribadi. Aku sendiri kadang mengucapkan 'sura dira' seperti afirmasi ketika menghadapi deadline kerja yang menakutkan, sementara 'mikul duwur' lebih kupakai saat berkumpul dengan keluarga besar.

Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status