Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jodoh Terbaik Dari Ibu

Jodoh Terbaik Dari Ibu

] Rayra menjerit kecil ketika dia berhasil menekan enter untuk sepotong chat yang dia kirim pada Mada. [Tidak ada. Ada apa, Rayra?] Balasan chat itu sangat cepat. Rayra tersenyum membacanya. Dia ingin menelpon Mada untuk mengusir rasa takutnya. Setidaknya ada yang bisa dia ajak untuk mengobrol sambil melewati jalan yang sepi itu. Akhirnya Rayra menelpon Mada.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as surat untuk bestie
Read
+Library
My Part-Time Girlfriend

My Part-Time Girlfriend

“Sepertinya itu sebuah hadiah.” “Hadiah ?” “Siapa pengirimnya?” Tanya bianca lagi. “Ini. Ada suratnya juga.” Bianca menerima sebuah surat dari tangan resepsionis. Kemudian membukanya. *Hai, bi. Aku harap kau sudah menerima hadiah dariku. Jika kau sudah menerimanya itu berarti aku sudah pergi. Aku memutuskan untuk pergi ke Paris hari ini. Tadinya aku ingin mengantarkan sendiri hadiahnya, tapi aku belum bisa menemuimu secara langsung. Maaf. Semoga kau menyukai sepedanya, karena kemarin aku melihat kau sangat tertarik saat melihat orang - orang yang mengendarai sepeda. Jadi aku sengaja membelinya untukmu. Tenang sana aku tidak bermaksud apa - apa. Hatiku pun masih sama. Tapi aku hanya berharap
1011.0K viewsOngoingAdded to Library 230 Times as surat untuk bestie
Read
+Library
(Gagal) CERAI?

(Gagal) CERAI?

“Tenang, Cit. Kamu harus tahu kalau Tuhan pasti memberikan yang terbaik untuk hamba-Nya.” Yang terbaik, apa benar cerai adalah yang terbaik untukku? Mengapa hatiku sakit membayangkannya? Sepertinya itu bukan yang terbaik. Aku melepaskan dekapannya, lalu mengetik beberapa pesan untuk Mas Bayu. Citra: Itu hanya sebuah miskom, Mas. Malam ini pulang, aku rindu. Aku letakkan ponsel itu ke dalam tas. Sekarang aku tidak mau tahu apa yang dia balas nanti. Bagaimana kalau dia akan mengirimkan jawaban yang membuat hatiku semakin sakit?
10124.8K viewsCompletedAdded to Library 4.1K Times as surat untuk bestie
Read
+Library
Berebut Pantas

Berebut Pantas

sahut Arash sembari kembali menoleh pada ibunya. Satu tarikan nafas dalam, lantas dihembuskan dengan sedikit kasar oleh Lestari. Dia tahu betul watak sang putri. Meski telah dilarang, putrinya itu akan tetap melakukan niatan. “Doa terbaik dari ibu untukmu. Jaga dirimu baik-baik!” Kalimat dari Lestari menjadi penutup pertemuan. Dia meninggalkan kos-kosan sang putri, lantas kembali bekerja sebagai karyawan swasta di luar kota.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as surat untuk bestie
Read
+Library
Surat Wasiat Istriku

Surat Wasiat Istriku

Air mata terus mengalir meratapi nasibnya yang tak beruntung. “Tidak Farah bukan waktunya kamu menangis, kamu harus kuat sampai waktunya tiba,” ucapnya memberikan semangat pada diri sendiri. Farah kemudian mencari kertas di laci dan pulpen Dia lalu menuliskan semua keluh kesahnya di dalam kertas itu. Dan membuat sebuah surat wasiat untuk Fattan dan juga Falisha. “Apakah Mas Fattan mau melakukannya demi aku? Ya Allah lancarkan semua yang aku minta. Aku ingin menyatukan kembali mas Fattan dan Falisha. Aamiin.” Doa Farah untuk mereka berdua.
106.4K viewsOngoingAdded to Library 141 Times as surat untuk bestie
Read
+Library
Surat Cerai Dari Ibu Mertua

Surat Cerai Dari Ibu Mertua

tegas bu Hesti menahan amarah. Chandra masih tidak mengerti dengan ucapan ibunya, ia ingin mendengar alasan yang tepat sehingga bu Hesti terlihat begitu marah, saat itu Roy dan Anita juga tidak bisa berbicara apa-apa selain hanya menunggu bu Hesti bertindak. Bu Hesti tiba-tiba mengeluarkan sesuatu di tasnya, sebuah surat perceraian yang sudah ia siapkan jauh-jauh hari untuk putranya.
12.8K viewsCompletedAdded to Library 471 Times as surat untuk bestie
Read
+Library
Desahan yang Didengar Anakku

Desahan yang Didengar Anakku

"Lestari... Saat kamu membaca surat ini, mungkin aku sudah di dalam pesawat dalam perjalanan menuju Singapura. Untuk waktu yang cukup lama, aku akan tinggal di sana atas permintaan mamaku guna mengurus bisnis keluarga. Aku minta maaf seandainya tak bisa hadir pada pesta pernikahanmu nanti, bukan karena tak merestui, tapi memang ada kendala. Meski pahit, aku merelakanmu bersama Reyno. Aku akan selalu berdo'a pada Tuhan akan kebahagiaanmu. Karena melihatmu bahagia merupakan kebahagiaan bagiku pula. Jangan pernah menangis sendirian di tepi danau, aku tak rela melihat kesedihanmu tumpah sendirian di sana. Salam hangat. Bastian." Setelah membaca surat dari Bastian, air mataku kembali menetes. Nap
1025.4K viewsCompletedAdded to Library 507 Times as surat untuk bestie
Read
+Library
Belaian Hangat Om Bastian

Belaian Hangat Om Bastian

"Oke, oke! Kasi aku waktu kemas-kemas." Sementara Elvita sibuk berkemas, Bastian diam-diam menulis pesan ke Naira. [Jangan ngambek lagi. Aku udah berusaha semampuku.] Naira membaca pesan dari Bastian, dia merasa bersalah, tapi juga tidak bisa menyembunyikan perasaan senangnya. Lalu diam membalas. [Makasih, Om. Maaf kalo aku malah ngerepotin Om.]
106.8K viewsCompletedAdded to Library 183 Times as surat untuk bestie
Read
+Library
Ketika Pewaris Jatuh Cinta

Ketika Pewaris Jatuh Cinta

“Lo nggak ada keliatan lagi berdukanya Ver?! Ngapain Cla nyuruh gue pesta pora sama lo?!” Vero melirik Mischa. Kelopak matanya terus terbuka lebar untuk memberikan kode pada Justine, jika bukan dirinyalah yang membutuhkan penghiburan. “Kebiasaan para cewek kalau kasih info sepenggal-sepenggal!” gumamnya, menyebutkan salah satu sifat yang memang sering dilakukan wanita-wanita kebanyakan. “Prahara kali ini Mischa yang menciptakan, Bestie. Dia mau ceraiin Vallery.”
104.7K viewsCompletedAdded to Library 107 Times as surat untuk bestie
Read
+Library
Embun/Desire - Mencintaimu Tanpa Syarat

Embun/Desire - Mencintaimu Tanpa Syarat

Wanita itu langsung ke belakang, sedangkan Aisyah masuk kamar. Rupanya amplop itu berisi sepucuk surat. Assalamu'alaikum, Bu Guru. Salam kenal. Saya Bastian Pratama. Maaf, kalau saya lancang mengirimkan surat. Untuk menelepon langsung rasanya juga tidak pantas, karena Aisyah masih dalam masa iddah.
10470.8K viewsCompletedAdded to Library 9.4K Times as surat untuk bestie
Show Reviews (63)
Read
+Library
yenyen
bagus tapi karena chapternya banyak dan karakternya juga banyak, mending bacanya harus marathon, skip seminggu lupa lagi ini siapa ya aditya? siapa ya mirinda? hehehe.. but overall bagus dan memperkenalkan syariat islamnya mantap, dan menjelaskan bukan agamanya yang salah tapi individunya yng bermas
Langit
baga bngt sih ceritanya.terlepas dari aku gk suka sma darmawan sma salwa.apa iya gk ada hukum karma gue jadi mempertanyakan ini ada beneran apa enggak sih.karena darmawan sma salwa masih hidup enk.sdngkan andrean sendiri dg kesedihan dia.kok ada ank sebaik adrean kalo aku andrean dah benci bapak gue
Read All Reviews
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status