Salah Mencintai
Haris sedang menggendong Laras dengan tergesa-gesa menuju ke ruang gawat darurat, "Tolong minggir, minggir ...."
Pasien di luar ruang gawat darurat menatap Haris dengan dingin, wajahnya sangat tidak senang. "Kenapa harus buru-buru? Cuma luka ringan begitu, nggak akan mati kalau menunggu. Lihat itu, di depan ada beberapa orang berlumuran darah, memangnya nggak kelihatan?"
Haris mengerutkan kening dan membela diri, "Dia terkena luka di alam terbuka, bisa kena tetanus. Kalau nggak paham, jangan bicara sembarangan."
Hot Chapters