Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mendadak Dinikahi Calon Papa Mertuaku

Mendadak Dinikahi Calon Papa Mertuaku

Abian hanya tersenyum melihat kedekatan istrinya dengan sang mama. “Bel, kamu doyan buah, kan?” tanya Abian. Abel tersenyum kecil. “Aku suka… tapi kadang mual juga, Bi.” “Kalau gitu makan yang kamu suka aja. Yang penting kamu gak kosong perutnya.” sahut Mama Zahra, menyodorkan potongan apel. “Coba ini… manis, kok.” Abel mengambil potongan apel itu, perlahan menyuapnya.
9.6118.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.7K kali sebagai susah bab makan buah apa
Baca
+Pustaka
Jatuh Cinta Setelah One Night Stand

Jatuh Cinta Setelah One Night Stand

Namun, karena ia perhatikan Sbastian terlihat seperti orang bingung, Lisa memilih mendekat. Ternyata Sbastian sedang memilih buah masam, dan pria itu mengaku tak tahu menahu seperti apa buah masam dan manis karena dia kurang suka mengonsumsi buah. Maksudnya Sbastian mengenal buah mangga, tetapi dia tak tahu apakah buah mangga masam atau tidak karena dia tak pernah memakannya. Dia hanya tahu buah apel, strawberry, anggur, dan persik, karena hanya buah-buah itu yang pernah ia makan. Kebetulan, buah kesukaan adik dan ayahnya.
9.787.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai susah bab makan buah apa
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
CacaCici
Holla, MyRe. CaCi punya kabar gembira nih. Yuhuuu ... Novel baru kita telah rilis. Judulnya 'Membuatmu Menjadi Milikku.' kisah yang kita semua tunggu, kisah Zeeshan Lavroy Azam dan Nindi Xaviera Adam. Yuk, MyRe, segera mampir ke novel baru kita. CaCi tunggu yah ...(⁠✿⁠^⁠‿⁠^⁠)
nor Ain
hahaha siri damian dan tita lebih asyikkkkkk.. ayuh semua myre kita penuhkan komen2 di sini.. penasaran trus bagaimana tita ngadepin olive dan apa yg akan d lakukan damian pd olive slps mnjebaknya smlm.. yuh kak caci.. update trus.. fighting..
Baca Semua Ulasan
Usai Ciuman Panas di Ranjang CEO

Usai Ciuman Panas di Ranjang CEO

Pram melepaskan pelukan mereka dan menatap wajah Bitha. Bitha menggeleng pelan. “Aku nggak bisa makan, muntah terus.” Bitha mengeluh. “Mau makan apa? Yang bikin kamu selera, nanti saya suruh Banu carikan.” “Mmm, buah aja kayaknya.” “Dirumah, ibu ada nyimpen buah gak?” Pram bertanya. “Ada sih, tapi cuma apel sama pear… buah yang biasa bapak makan, tapi aku maunya semangka, mangga, sama anggur.”
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai susah bab makan buah apa
Baca
+Pustaka
Wanita Lain Di Hati Suamiku

Wanita Lain Di Hati Suamiku

Mbak Hasna balik bertanya. Ia masih sibuk mengupas jeruk, buah kesukaannya. Di meja makan harus ada jeruk karena Mbak Hasna akan mencari buah itu setiap selesai makan. Sementara aku tidak menyukai buah. Jika ami tidak memaksaku selalu minum jus buah aku tak akan menyentuh yang namanya 'buah', entahlah buah apapun terasa tak menarik untukku. Ami akan selalu mengomel setiap pagi jika aku tak minum jus buah segar tanpa campuran apapun yang beliau siapkan.
1018.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 690 kali sebagai susah bab makan buah apa
Baca
+Pustaka
Dicintai Ugal-ugalan Oleh Pria Mapan

Dicintai Ugal-ugalan Oleh Pria Mapan

Katanya sembari bangkit perlahan dari kasur. “Aku ingin sekali...“ Katanya sedih. Dia sadar pasti akan terasa tidak nyaman kalau mencicipi buah yang tidak disukai, terasa aneh. Biasa yang ia makan adalah kiwi, leci, anggur, rambutan, durian, jeruk, kelengkeng, buah naga, melon, semangka, pisang, alpukat, blewah, manggis, mangga, apel, pir, kelapa dan bengkuang. Selain itu ia tidak suka. Kalau Myli semuanya suka kecuali durian, pisang, markisa, kedondong dan buah persik.
758 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai susah bab makan buah apa
Baca
+Pustaka
TEROR MAKHLUK PENUNGGU BUKIT LAMPU

TEROR MAKHLUK PENUNGGU BUKIT LAMPU

Kedua makhluk tersebut pun saling tatap. "Apa harus apel? Ini semua kan buah-buahan, bukan umbi-umbian, apalagi biji-bijian!" kata Membah masih dengan wajah diliputi rasa heran mengalihkan pandangan pada Ronal. "Iya, Bah. Tapi ini sudah siang, lebih berselera kalau yang dikosumsi buah apel," jawab Ronal asal. "Ya, nggak apa-apa, Bah! Biar Seruni yang menemani Mas Ronal mencari buah apel." Seruni ikut menimpali.
6.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai susah bab makan buah apa
Baca
+Pustaka
Misteri Menara Tanpa Nama

Misteri Menara Tanpa Nama

“Aku sudah bilang bahwa Aku tidak lapar, kan?” “Kalau begitu kurasa kita bisa makan cemilan... apa kau tak masalah dengan gorengan?” “Aku lebih suka memakan buah.” “Kalau begitu, bagaimana jika goreng pisang dan jus... sepertinya kedia itu menjual pisang goreng.” “Terserah kau saja.”
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 231 kali sebagai susah bab makan buah apa
Baca
+Pustaka
Jerat Cinta Sang Juragan

Jerat Cinta Sang Juragan

"Loh, ya, nggak apa-apa. Hanya bagusnya dikurangi sedikit, nggak bagus juga kalau makan kebanyakan. Lebih baik banyak makan buah, itu lebih menyehatkan." Seruni mengangguk, tapi matanya masih liar melihat ke dalam kantong plastik yang berisi makanan ringan yang tadi dibelinya. Kalau tidak malu, dia ingin membuka lagi salah satu bungkus makanan itu. Sukma mengerti arti tatapan Seruni, menyadari Seruni jadi sungkan karena perkataannya barusan, Sukma pun meraih kantong plastik itu, dan melihat isinya.
1034.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai susah bab makan buah apa
Baca
+Pustaka
Dimanja Suami Kontrakku

Dimanja Suami Kontrakku

“Tapi jangan makanan kaya gini ah, banyak micin … makanan bayi atau buah aja ya sayang?” Bibir Nathan cemberut, wajahnya mengerut kesal. “Buah-buahan lebih enak … kita beli buah aja ya.” Rex setuju dengan Anita, mendorong troli ke area buah-buahan. “Mau ituuuu.” Sepotong semangka menarik perhatiannya. Anita mengambilnya kemudian dia masukan ke dalam troli. “Apa lagi?” tanya Anita.
1041.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 947 kali sebagai susah bab makan buah apa
Baca
+Pustaka
Nikahnya Kontrak, Cintanya Beneran

Nikahnya Kontrak, Cintanya Beneran

[Kok bisa? [Kamu gak makan seharian?] Hanum pun membalas. [Saya makan terus malahan, tapi buah. Kayaknya kandungan asam di apel sama mangga yang saya makan tadi.] Hajin mengirimkan balasan dalam tempo yang cukup cepat. [Udah tahu punya maag. Masih makan yang asem-asem] [Biasanya juga gak papa, Pak] balas Hanum mengelak.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai susah bab makan buah apa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status