Antara Ambisi dan Cinta
Hari terus beranjak, dan Ezra sempat benar-benar fokus bekerja—hingga menjelang pukul empat sore, Andi, asisten pribadinya, masuk ke ruangan sambil membawa tablet.
“Pak Ezra, minggu depan ada pertemuan penting dengan klien dari Swiss Group—yang merger sama jaringan LZ Asia. Lokasinya di Bandung. Sudah fix tanggal 27, dan ada gala dinner malamnya. Mereka minta Bapak menginap untuk lanjut pembahasan kontrak esok pagi.”
Ezra mengerutkan alis. “Bandung?”
Andi mengangguk. “Iya, Pak. Kita sudah coba negosiasi agar cukup Zoom, tapi mereka insist Bapak hadir langsung.”