BUKAN MENANTU KAYA
“Sekali-kali nurut sama Mamah, apa salahnya sih, Kang?“ ujarnya kesal.
“Nurut dengan keputusannya yang semena-mena itu? Yang melenceng dari syariat islam?“ Mas Hasan tersenyum miris.
“Ya kali-kali, Kang. Daripada nggak kebagian sama sekali,“ sahut Hadi.
“Lebih baik kebagian daripada dihisab berat di akhirat nanti,“ kata Mas Hasan kukuh. Hadi menatap kami bergantian, lalu menyunggingkan senyuman sinis.
ตอนยอดนิยม