Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Selir Kesayangan Suamiku

Selir Kesayangan Suamiku

tanya Sifa sambil mengusap wajahnya berkali- kali. Wajah itu memerah akibat kasarnya gesekan kain bajunya sendiri, menimbulkan rasa perih di beberapa bagian. Tetapi perihnya itu tak terasa lagi oleh Sifa, karena hatinya lebih perih. Entah sudah berapa banyak air yang ditumpahkan sifat dalam tangisnya. "Dekk!" Panggil Rio
1014.8K viewsCompletedAdded to Library 486 Times as tafia tears part 23
Show Reviews (6)
Read
+Library
donalwilys
cerita yg bagus tp, dialog 2 orang dikasih keterangan siapa yg ngomong mulu. cukup akhiri pake tanda petik, trs ganti paragraf. misal, ucap gendis, tolak gendis, gurau gendis, bentak mama. yg baca jg tau maksud dialog 2 orang itu. pliss, belajar ngetik yg bener y biar kayak novel beneran. semangat
MOON
heh rio, gendis, pintu neraka sebelah kiri. cepat masuk kesana. thor, plisss lah bikin menyesal si pezina itu. pengen berkata kasar sama laki kegedean napsu. gundik gatel juga, berpengetahuan tapi kelakuan kayak iblis.
Read All Reviews
Triplet Rahasia: Paman, Beraninya Melupakan Mommy!

Triplet Rahasia: Paman, Beraninya Melupakan Mommy!

hibur Laurensia. Namun dia lupa ada si pria menyebalkan di sampignnya. Raffaele melihat telapak tangan Tilly lalu wajah Tilly yang menahan tangis. “Wah, lukanya lumayan juga ya,” ujarnya tanpa beban, tanpa simpati. Laurensia masih tidak menggubrisnya. Air mata Tilly pun mulai jatuh membayangkan telapak tangannya akan diberi obat.
10283.7K viewsCompletedAdded to Library 10.8K Times as tafia tears part 23
Read
+Library
Jodi Ruman

Jodi Ruman

“Are you okay?” tanya Egi. Mukanya pucat pasi. Tangannya gemetaran saat mengusap kepala Afi yang masih berada dalam dekapannya. Alih-alih menjawab, Afi malah menangis keras. Dia sampai meremas dada yang terasa sangat sakit.
8.716.7K viewsOngoingAdded to Library 502 Times as tafia tears part 23
Read
+Library
Takdir Tara

Takdir Tara

Setitik air mata pun tidak dapat ia hindarkan jatuh mengenai pipinya. Melihat itu, Bu Ainun merasa bersalah. “Tidak, Nak. Jangan menangis. Maafkan ibu yang sudah membuat luka itu terasa lagi.” Bu Ainun memeluk Tara erat. Sedangkan Tara, pikirannya mulai berkelana. Ia tidak mengetahui mengapa baru saja bibirnya bisa tersenyum ketika mengingat Aryan.
819 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as tafia tears part 23
Read
+Library
Pengantin Pengganti Revano

Pengantin Pengganti Revano

lirih Rania. “Aku percaya dia akan datang…” Jeff berlutut di depannya. Menatap wajah Rania yang basah air mata. “Dan yang datang justru kekecewaan.” Rania menutup wajah. Tangisnya pecah. Bukan histeris— melainkan hancur perlahan, seperti kaca yang pecah tanpa suara keras. Jeff menghela napas pelan. Ia mengusap rambut Rania dengan gerakan hati-hati.
101.4K viewsCompletedAdded to Library 29 Times as tafia tears part 23
Read
+Library
RANIA: PERFECT TEARS (INDONESIA)

RANIA: PERFECT TEARS (INDONESIA)

tanya Rania lembut. "Mau main!" Rania tau apa yang terjadi pada Desfa. Biasanya, jika Desfa datang dengan tiba-tiba pasti ada sesuatu yang salah. "Kamu lagi nggak baik-baik aja. Kamu ceritain aja!" tegas Rania. Desfa menangis seketika. Bandannya bergetar dan nafasnya tidak teratur. Rania memilih diam saja samlau Desfa sendiri yang menceritakannya.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 156 Times as tafia tears part 23
Read
+Library
Pelukan Kedua Di Bawah Langit Yang Sama

Pelukan Kedua Di Bawah Langit Yang Sama

Kemudian, tanpa diduga siapa pun, ia mengulurkan tangan kecilnya. Mengusap air mata di pipi Tasya. Persis seperti yang tadi ia lakukan kepada Bu Titik. "Jangan... nangis," katanya pelan. Tasya langsung menutup mulutnya. Tangisnya pecah seketika. Alfi lalu mengangguk berkali-kali. "Iya... iya. Alfi... maaf," kata Alfi cepat. Mungkin maksudnya berbeda.
1016.3K viewsCompletedAdded to Library 503 Times as tafia tears part 23
Read
+Library
Suamiku Pengangguran Akut

Suamiku Pengangguran Akut

Ia mencoba menstabilkan lagi suaranya dan tak ingin ada orang lain yang tahu dirinya menangis sekalipun itu adalah suaminya sendiri. "Bu, ikatkan ini." Tiba-tiba Tasya datang menghampiri Farida yang tengah lunglai berpegangan pada tiang di tengah ruangan. Tasya menyodorkan tali rafia yang ia belah-belah menjadi beberapa bagian untuknya mainan. Dengan dada yang masih bergetar dan suara yang serak, Farida menerima tapi rafia itu dan mengikatnya. "Ibu kenapa menangis?" tanya Tasya.
103.3K viewsCompletedAdded to Library 94 Times as tafia tears part 23
Read
+Library
Malam Penuh Gairah Bersamamu

Malam Penuh Gairah Bersamamu

Rafael belum pernah segila ini sebelumnya. Air mata Tania mengalir deras. Ia memohon pada Rafael untuk melepaskannya. “Tidak, jangan menangis!” Suara lirih Rafael akhirnya sampai ke telinga Tania. Mereka terduduk di lantai, dengan kedua tangan Tania yang gemetar hebat. Entah sejak kapan ketakutan itu membelenggu Tania, membuatnya menangis begitu saja.
1015.2K viewsOngoingAdded to Library 333 Times as tafia tears part 23
Read
+Library
Istri Tajir sang Anak Sopir

Istri Tajir sang Anak Sopir

Afika mendekat dan ikut duduk di atas ranjang. "Nggak!" sambar Tasya cepat. "Beneran?? Sama sekali nggak ada nafsu??" Afika seakan tidak percaya. Sahabatnya ini cewek normal apa tidak? "Ya, kadang-kadang dikiit ...." Tasya berisyarat mengukur dengan jari jempol dan telunjuknya sekitar dua centimeter. "Nah!!" seru Afika tiba-tiba.
104.3K viewsCompletedAdded to Library 112 Times as tafia tears part 23
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status