Samaran Terakhir
tanya Adrian dengan suara yang hampir tak terdengar, perasaan tak berdaya merayap dalam dirinya.
Sosok itu menjawab dengan pelan, namun kata-katanya terdengar seperti petunjuk yang sangat penting. “Kau harus mengakui kebenaran dalam dirimu, Adrian. Hanya dengan begitu kau bisa menemukan jalan keluar.”
Dengan itu, sosok itu menghilang dalam bayangan, meninggalkan Adrian yang tergeletak di lantai, dikelilingi oleh dinding yang hidup dan penuh dengan bayangan yang menunggu untuk menyelimutinya.