Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tak Lagi Berharap

Tak Lagi Berharap

lanjut Rendra. Dia mencibir, lalu menambahkan, "Lagi pula, kamu juga nggak bisa mengan …." Saat mengatakan itu, Rendra mendadak meremas dahinya seolah ada sesuatu yang memasuki otaknya. Dia menarik napas dengan ekspresi kesakitan. Dia menggeleng, lalu bertanya dengan ekspresi heran, "Nggak bisa mengandung? Kenapa aku berkata seperti itu?"
5.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai takkan bersuara lirik
Baca
+Pustaka
Aku Tak Sebodoh yang Kau Kira

Aku Tak Sebodoh yang Kau Kira

Sorry mulai menunjukkan wajah cemas, di hari pertama bekerja aku sudah mengamuk sebanyak 4 kali dan sekarang aku pasti akan mengamuk lagi. "Bu, sudah tersambung di line satu," ujarnya, aku mengangkat gagang telepon yang ada di depanku lalu berbicara dengan si jalang yang paling kubenci di dunia. "Ada apa Ibu?" Dia mengatakan ibu dengan nada bahasa yang kasar. "Apa kau yakin kau sudah menghitung alat konstruksi dengan benar?" "Sudah, kami memastikannya."
1038.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai takkan bersuara lirik
Baca
+Pustaka
My Beloved Partner

My Beloved Partner

Ia meraih ponselnya dengan ragu, menatap layar beberapa saat sebelum akhirnya menjawab panggilan itu. “Halo?” Suara Larissa terdengar di seberang, sedikit serak seperti seseorang yang baru saja menangis atau… sedang mabuk. “Taka…” suara Larissa terdengar pelan, nyaris berbisik. “Kau… bisa bicara sebentar?” Taka melirik Wisang, yang kini duduk tegak dengan ekspresi penuh perhatian. Ia mengangguk kecil, memberi isyarat agar Taka tetap melanjutkan percakapan.
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai takkan bersuara lirik
Baca
+Pustaka
Terikat Kontrak Pernikahan CEO Posesif

Terikat Kontrak Pernikahan CEO Posesif

ucapnya pada sound engineer yang tak pernah tahu nama aslinya, “Suaraku milik malam.” Kadang Aruna tampil membawakan lagu-lagu indie dalam format akustik atau elektronik. Suaranya lembut namun getir penuh pesan yang tidak pernah bisa ia ucapkan di meja makan bersama Kaisar dan Narumi. Tak ada yang tahu bahwa lirik yang ia tulis adalah serpihan perasaannya: Tentang jadi bayangan dari dua kakak yang terlalu sempurna.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai takkan bersuara lirik
Baca
+Pustaka
Gelang Langit

Gelang Langit

katanya, meski matanya tetap awas pada celah langit di atas. Tirai emas itu beriak seperti air. Di baliknya tampak kilatan kilap, fragmen nada yang belum selesai. Suara samar menyusup turun, bukan nyanyian penuh, melainkan potongan melodi yang menggantung. Tirta mengangkat wajah, mendengarkan dengan kening berkerut. “Nada ketujuh masih memanggil,” gumamnya. “Kita hanya mengetuk pintunya.”
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai takkan bersuara lirik
Baca
+Pustaka
Tuan, Kau Sudah Berjanji Menjagaku

Tuan, Kau Sudah Berjanji Menjagaku

sahut sahut Knox menuntut, ketegangan mulai menular padanya. Erika terus membelai lengan Hvitserk. Sepasang bola matanya tak lepas memandangi raut wajah suaminya yang tampak asing. Firasat buruk yang sebelumnya sempat mengganggu pikirannya, kini kembali mengetuk kesadarannya dengan begitu keras. "Plan A... artinya hancurkan jadi abu." CIIIIITTTT ....! Knox refleks menginjak rem sekuat tenaga. Suara ban yang bergesekan hebat dengan aspal berdecit nyaring, memekakkan telinga di kesunyian jalanan kota.
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai takkan bersuara lirik
Baca
+Pustaka
Cinta Posesif Mina

Cinta Posesif Mina

Kubersihkan seluruh tubuh dan gigiku, sambil menyanyikan beberapa lirik lagu, "Hiiiiduuuup ... iniii indaaahhh ... biilaaaa akkkuuu seeelaaalluuu ... Ada di dekatmuuhuu ... setyap waktyuhuu ... hingga aku hembuuusskan nafaaasss ... yang teeerakhiiiiir .... dan kita pun beeerteemuuuhuuu ...."
9.13.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai takkan bersuara lirik
Baca
+Pustaka
Panggil Aku Thania

Panggil Aku Thania

'Oceans apart day after day And I slowly go insane I hear your voice on the line But it doesn't stop the pain If I see you next to never How can we say forever Wherever you go Whatever you do I will be right here waiting for you Whatever it takes Or how my heart breaks I will be right here waiting for you I took for granted, all the times That I thought would last somehow I hear the laughter, I taste the tears But I can't get near you now Oh, can't you see it baby You've got me going crazy Wherever you go Whatever you do I will be right here waiting for you Whatever it takes Or how my heart breaks I will be right here waiting for you I wonder how we can… Entah kenapa Thania kembali merasa de
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai takkan bersuara lirik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status