KAMAR KEDUA
gumam Satria, mengusap pipi Dio.
Prabu memang sudah tenang di sana. Segala urusannya di dunia ini sudah selesai. Selebihnya … biarlah apa yang tertinggal ia yang menyelesaikan.
Ketika matanya terasa semakin panas, Sheza muncul di ruang keluarga. Tatapannya berpindah antara ia dan Dio.
Lalu, Sheza mengatakan, “Mas … cara nyalain kompornya gimana, ya? Aku nggak pernah pakai kompor listrik. Atau ada tombol yang harus aku nyalain lebih dulu?”