Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sugar Daddy-in-Law

Sugar Daddy-in-Law

“Tentu, kau pantas mendapatkan waktu bersama teman-temanmu.” “Aku mencintaimu!” Seketika Tania mengecupnya dan bersiap untuk pergi ke bar yang dimaksud Alicia. Bar itu terlihat seperti bar yang cukup mahal dengan pilihan minuman yang terkenal dan beberapa di antaranya bahkan belum pernah didengar namanya oleh Tania. Tidak banyak orang di sana, mungkin karena ini masih jam delapan. “Anda ingin minum apa, Nona?” tanya bartender di hadapannya setelah menjelaskan minuman terbaik dan terlaris di bar ini.
1021.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 578 Beses bilang tampan street bar
Read
+Library
Istri Kecil CEO Tampan

Istri Kecil CEO Tampan

Mutiara mengusap pipi Mentari. “Baik Tante.” Ia hanya bisa mengangguk dengan patuh. Topan semakin kesal saat Mentari lebih sering ada di rumahnya. Tidak tahan dengan tekanan orang tuanya, Topan datang kembali ke bar kesukaannya bar yang bernama ‘Sinar’ salah satu tempat untuk bersenang-senang dengan teman-temanya. Sebab penyanjiannya gaya anak muda dan musik Dj yang disungguhka kekinian.
3.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 124 Beses bilang tampan street bar
Read
+Library
CEO Tampan Itu Ayah Putraku

CEO Tampan Itu Ayah Putraku

Selvia menahan tawa mati-matian. Dia tahu betul bahwa hidung Ananta, sang asisten manajer itu memang terlalu sensitif semenjak sakit yang dia derita dua tahun yang lalu. Dia tidak bisa mencium bau yang begitu kuat dan pasti akan langsung bersin-bersin. Mikael mencoba mengabaikan hal menyebalkan itu dan memilih menyampaikan apa maksudnya, "Apa di sini ada bar?" Ananta terkejut mendengar pertanyaan itu. Detak jantungnya seketika berpacu lebih cepat hanya dalam hitungan detik.
1058.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.1K Beses bilang tampan street bar
Read
+Library
Bodyguard Tampan Kesayanganku

Bodyguard Tampan Kesayanganku

MELODI Malam harinya aku jalan bertiga dengan Anya dan Amanda. Selama di sini kami belum pernah jalan bersama. Amanda meminta Alva menyingkir sementara. Kami main di Bangla Road. Pusatnya hiburan malam di Phuket. Bar, kelab malam hingga kafe dan restoran, segalanya ada di sini. Setiap malam jalan untuk kendaraan ditutup di sini sehingga hanya tersedia untuk pejalan kaki.
1023.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 901 Beses bilang tampan street bar
Ipakita ang mga Review (8)
Read
+Library
agneslovely2014
Kaget pas liat di rak buku statusnya tamat. Beberapa hari sibuk langsung baca marathon 10 bab wkwkwk. Seneng endingnya liat Aurora Borealis, aku pecinta aurora juga soalnya. Semoga kelak bisa dapet cowok yang kayak Ian, perfect bgt buat dijadiin suami sekalipun emotionless dari luar. But, HOT inside
Pati Toba
Ceritanya bagus dan menarik. Ini novel kedua di GN yang kubaca bab demi bab tanpa ada yg terlewati. Krn aku tuh biasanya milih2 kalo baca novel yg baru. Kalo awal ceritanya udah gak menarik, langsung gak lanjut baca lg. Semoga nanti authornya bisa buat cerita ini happy ending.
Basahin ang Lahat ng Review
Dua Tuan Tampan

Dua Tuan Tampan

tanya Raina, suaranya masih sedikit ragu. "Di Grand Ballroom Hotel Dharmawangsa! Pokoknya mewah banget deh. Lo bisa sekalian liat orang-orang tajir bertebaran, kali aja nyantol dapet jodoh!" gurau Maya, disusul tawa renyah.
10880 viewsKumpletoIdinagdag sa Library 18 Beses bilang tampan street bar
Read
+Library
Godaan si Petani Tampan

Godaan si Petani Tampan

Melihat dia sepertinya tidak mendengar percakapan kami, aku memberanikan diri berkata, "Aku lapar, boleh pinjam sedikit uang?" Aku sangat pandai memanfaatkan kecantikanku. Pemuda itu pun memberiku setengah dari uangnya tanpa mengatakan sepatah kata pun. Dia melambaikan tangannya dengan murah hati dan berujar, "Aku kuat dan bisa hasilkan banyak uang. Kamu nggak perlu kembalikan uangnya lagi." Sebelum sempat berterima kasih, aku melihatnya menggaruk kepalanya dan telinganya juga memerah saat bertanya, "Bisa nggak kamu datang ke gunung belakang malam ini?"
3.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 93 Beses bilang tampan street bar
Read
+Library
Jerat Mafia Tampan

Jerat Mafia Tampan

“Tumben… matahari terbit dari barat, nih.” Yang lain menyahut sambil cekikikan, “Atau jangan-jangan… dia dipecat dari kerjaannya, makanya bisa nggak telat.” “Bener!” sambung yang lain lagi. “Harusnya udah dipecat sih, orang kemarin mecahin pesanan di nampan, udah pasti out lah. Nggak mungkin dipertahanin lagi." "Bagus deh, biar perlahan-lahan nggak bisa makan, dan akhirnya nggak mikir kuliah lagi."
10721 viewsOngoingIdinagdag sa Library 15 Beses bilang tampan street bar
Read
+Library
Duda Tampan Canduku

Duda Tampan Canduku

Ayu duduk dan menunggu Dika, banyak sekali pengunjung yang datang ke cafe ini, ternyata ini cafe baru yang sedang ramai diperbincangkan banyak orang. Ayu melempar pandangannya ke arah jendela besar, disana terlihat pria yang tengah asik menyeruput secangkir kopi hitam dan manis. Pria itu menatapa Ayu terus, namun sayang saat Ayu membalas tatapannya pria itu menoleh ke tempat lain. Tidak lama kemudian Dika datang menghampirinya dan memberikannya segelas kopi yang tidak terlalu panas.
1013.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 512 Beses bilang tampan street bar
Read
+Library
Tawanan Tuan Mafia

Tawanan Tuan Mafia

Dum ... Dum ... Dum ... Suara dentuman musik keras yang dihasilkan oleh salah satu bar ternama di Los Angeles itu menyapa seluruh telinga orang yang mampir ke sana. Mengguncang orang-orang untuk menari bersama tanpa mengenal siapa pasangannya. Eflic. Adalah bar terbesar di Los Angeles. Mempunyai sekitar lima puluh bartender, baik pria ataupun wanita.
9.54.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 127 Beses bilang tampan street bar
Read
+Library
Mantan Tampanku Di Pintu Sebelah

Mantan Tampanku Di Pintu Sebelah

ungkap Dino yang membuat Seina tercengang. Seina kemudian menghubungi Darel, tetapi lagi-lagi panggilannya dialihkan. Seina hanya bisa menatap layar ponselnya yang terus gagal menyambungkan panggilannya. *** Dentuman musik menghipnotis para pengunjung klub malam xx, mereka berlenggak-lenggok tubuhnya di atas lantai dansa. Tanpa beban pikiran dan tanpa rasa malu sedikit pun mempertontonkan sesuatu yang ada pada diri mereka.
102.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 72 Beses bilang tampan street bar
Read
+Library
PREV
1
...
456789
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status