Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Balas Dendam Sang CEO Tampan

Balas Dendam Sang CEO Tampan

Meski hanya kios di pinggiran jalan, namun rasanya tak kalah dibanding restoran mahal lainnya. “Bang, punya saya jangan pedas ya,” pinta Thalita dengan sopan. “Siap Non,” sahut sang penjual dengan ramah. “Kamu tidak suka pedas ya?” tanya Adrian yang baru mengetahui bahwa tunangannya itu tidak suka pedas. Thalita menggeleng pelan lalu tersenyum. “Hmm, sayang sekali padahal aku suka sekali pedas. Tapi tidak papa, itu artinya kita akan saling melengkapi,” ujar Adrian, kini tangannya menggenggam jemari Thalita.
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai tampan street bar
Baca
+Pustaka
JALAN PANJANG DI UJUNG DESA

JALAN PANJANG DI UJUNG DESA

Sekar melihat ke arah pintu dan malah Tama juga ikutan. “Iya, aku pesan dulu ya.” Bagian kasir berdiri menyambut Tama. Tempat tongkrongan mereka ini namanya Namoi, yang diambil dari Bahasa Madura dengan arti bertamu. Lokasinya timurnya Bunderan Gladak Serang, tempatnya memang kondusif untuk nongkrong sambal mengerjakan tugas. “Kopi filter Mas,” Tama menunjuk pada Kopi Arabika Bromo.
72.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai tampan street bar
Baca
+Pustaka
Selamat Malam, Tuan Ares

Selamat Malam, Tuan Ares

Pada akhirnya, Finn pingsan dalam keadaan mabuk di bar. Pemilik bar mengeluarkan ponsel Finn dan menelepon nomor terbaru di ponselnya. Ia membuat panggilan, tetapi tidak ada yang menjawab. Pemilik pindah ke daftar di bawahnya. Kali ini ada yang menjawab. “Halo, Kak Finn?” Itu suara Tammy.
9.43.0M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63.0K kali sebagai tampan street bar
Tampilkan Ulasan (884)
Baca
+Pustaka
Alce Sandra Pieter
kena bonus coin berkurang sama waktu baca bertambah,dah Gito harga coin juga mahal belum lagi kena pajak?? yg coin 100 gak pernah ada disconnya,,harusnya buat cerita yg bab di atas 2000 harga buka bab 3 bab kek hehehe,maaf ya ini cuma saran aja,,lagian banyak ini apk baca yg gratisan juga ............
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Gadis Perawan Untuk CEO

Gadis Perawan Untuk CEO

ucap Tomi. "Tidak, aku akan naik," ucap pria itu seraya menunjuk ke lantai atas yang merupakan bar terselubung yang juga merupakan tempat prostitusi terbuka. Tomi berjalan menuju ke arah meja bar, di sana dia melihat ada seorang pria muda yang cukup tampan sedang dikerumuni oleh beberapa wanita.
9193.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.3K kali sebagai tampan street bar
Baca
+Pustaka
PESONA PAMAN TAMPAN

PESONA PAMAN TAMPAN

tanya Tamika semakin mendekat pada pria tersebut. “Saya berada di mana?” tanyanya tanpa menjawab pertanyaan Tamika. “Anda sekarang berada di klinik dekat perkebunan apel. Anda berasal dari mana? Siapa nama Anda?” cecar Tamika, tak memberi ruang pria itu untuk bernapas. Pria tersebut terkekeh pelan. “Saya Adrian Sanders.” Mata Adrian terus saja tertutup, membuat Tamika kembali khawatir. “Apa yang Anda keluhkan, Tuan? Kenapa Anda terus saja menutup mata? Apa mata Anda terasa sakit?” cecar Tamika lagi.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai tampan street bar
Baca
+Pustaka
Pesona Tampan Papa Angkat

Pesona Tampan Papa Angkat

Sementara itu, Bianca yang sedang memperhatikan teman-temannya yang sudah mabuk berat dimeja tempat mereka berkumpul, satu tangannya tiba-tiba digandeng oleh Lucas. “Kita mengobrol disamping saja Bi,” kata Lucas. “Oke,” Karena didalam bar cukup berisik, Lucas pun menggandeng Bianca ke samping bar yang merupakan lorong yang terdapat banyak ruangan-ruangan untuk karaoke, nuansa lampu dilorong bar tersebut berwarna merah biru. “Mau karaoke bersamaku?” “Boleh, tapi aku ke toilet dulu!” “Aku antar ya Bi,”
8.715.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 571 kali sebagai tampan street bar
Baca
+Pustaka
SATU ATAP DENGAN BADBOY TAMPAN

SATU ATAP DENGAN BADBOY TAMPAN

Dua di antara yaitu kangkung belacan dan juga steak ayam saus barbeque. Sedangkan Bik Sum berada di halaman belakang, menyajikan makan malam untuk Mang Agus. "Bik Sum kemana?" Pertanyaan pertama yang muncul di mulut Riyan. Benar apa yang dikatakan Bik Sum, jika Riyan memang sangat menyayangi wanita baya itu. Buktinya Riyan menanyakan keberadaan Bik Sum. "Ada di halaman belakang, Tuan. Mau aku panggilin?" tawar Acha.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai tampan street bar
Baca
+Pustaka
Dalam Genggaman Tiran Tampan

Dalam Genggaman Tiran Tampan

Nate meneguk bourbonnya dalam sekali minum, merasakan cairan itu membakar tenggorokannya. Nate baru saja meletakkan gelas kosongnya di meja ketika seorang pria mendekat dan duduk di kursi bar di sebelahnya. “Theodore Li,” gumam Nate tanpa perlu menoleh. Pria itu menyeringai kecil, lalu melambaikan tangan pada bartender untuk memesan minuman. “Aku senang kau masih mengenaliku, Nate,” Nate menghela napas panjang, matanya tetap menatap lurus ke depan. “Apa yang kau inginkan?”
109.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 239 kali sebagai tampan street bar
Baca
+Pustaka
Tamu yang Tak Diundang

Tamu yang Tak Diundang

Kami menghampiri acaranya Starla yang berada di halaman taman samping rumah. Suasananya ramai dipenuhi teman sebayanya Starla. Berbeda dari mereka, Malik lah yang terlihat paling muda di pesta ini, dan paling pemalu karena bergelayut manja di belakang badanku, memegang erat kaki ini.
1028.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 867 kali sebagai tampan street bar
Baca
+Pustaka
Dinikahi CEO Tampan

Dinikahi CEO Tampan

"Nasi campur dan es jeruk." Ana terlihat menahan dirinya untuk tak memesan menu sapi panggang atau pun ayam panggang yang tertera di sana. "Semuanya Rp18.000, ada tambahan lagi?" tanya sang kasir. Ana menggeleng. Ia lalu menyerahkan uang miliknya dan nampak menatap sang kasir yang tentu saja sangat tak asing baginya. "Ah, kau lagi rupanya. Apakah waktumu untuk bekerja adalah tiap waktu di sini?" tanya Ana.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai tampan street bar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status