Takdir Yang Tertunda
Sesampainya di sana, dia langsung ke meja kasir.
"Mbak! Maaf, numpang tanya, Movenya, ada?" Nafas Ray ngos-ngosan seperti dikejar penjahat.
"Haduh, maaf mas, hari ini mbak Move izin setengah hari. Katanya ada keperluan mendadak." Ray menghela nafas, rasa kecewa itu tampak di raut mukanya yang tampan. Bingung mau nyari Move kemana. Harapan satu-satunya hanya menunggu ponsel wanita itu diaktifkan.
Hot Chapters