Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
GANTENG-GANTENG ANAK PEMBANTU

GANTENG-GANTENG ANAK PEMBANTU

Karin memegangi tanganku yang penuh darah. "Tangan ini, adalah tangan yang penuh kasih sayang. aku mohon jangan tambah lagi darah yang harus ditumpahkan oleh tangan ini. Aku tidak mau tangan ini digunakan untuk membunuh lagi, please.. hikss." Mohonnya dengan wajah yang sangat sedih.
8.9355.9K viewsCompletedAdded to Library 14.2K Times as tangan berdarah
Show Reviews (80)
Read
+Library
Bangfanstory
Saya sudah baca GGAP sampe The Last GGAP dan sekarang lgi proses The Next Sanjaya. Tapi kok saya harus buka kunci Per Bab nya ulang ya. pdahal saya sudah baca semua nya, Parah nih Authornya pdahal dlu saya penggemar Novelnya Sutan Sati sampe semua novel nya sudah saya baca sampe slesai sumpah kecewa
TiSu
suka sama ceritanya. Cerita remaja tapi diselipin peliknya masalah yang sangat serius. gak main2 masalah negara .... Btw kenapa bnyk yg protes koin yak. Yang kuketahui KOIN itu bukan penulis yg menentukan, melainkan tulisannya. Dalam arti KOIN dihitung sesuai jumlah kata, betul kan, Thor....
Read All Reviews
Nissa Salsabila
makasih kak thor untuk bab 260 nya. ini yg saya tunggu dari lama. ruang kaisar bersantai dengan ratu chun. biar terasa bucin nya kaisar :) selalu selipkan d setiap bab keromantisan kaisar dan ratunya ya kak. :)
Emaknya Trejo
meskipun aku agak kemusuhan dengan dirimu thor tp i luv u pull lah,makasih ya udh bkn novel sebagus ini,,yah walaupun sebagian ada yg bilang bertele-tele tp bagiku ini salah satu novel terseru yg pernah aku baca!!sekali lg mksh ya author
Read All Reviews
Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

“Tak ada yang bisa membakar apa yang ditulis dengan darah.” Pena bergerak sedikit, menyeret tangannya meski ia menolak. Ujung pena menempel di jarinya sendiri, menusuk. Darah segar merembes, bercampur dengan tinta merah tua di pena itu. “Tidak!” Naira menepis, tapi rasa sakit membuat tangannya gemetar. Setetes darah jatuh ke halaman, huruf samar langsung menyala terang.
101.3K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as tangan berdarah
Read
+Library
AKU INI BUKAN MENANTU SAMPAH

AKU INI BUKAN MENANTU SAMPAH

“Tunggu dulu! Tangan Akang kenapa darah semua. Kamu salah lihat kali!” “Aku lihat tadi merah semua kok.” “Enggak ada Sayang, ini lihat! Mana darahnya?” Ia malah mengangkat kedua telapak tangannya. Namun, entah ke mana bercak darah itu. Tangannya bahkan terlihat bersih. “Sudah sana istirahat! Jangan ke mana-mana dulu, kalau kram di jalan aku enggal rela kamu dipijat orang lain. Apa lagi laki-laki.”
1049.7K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as tangan berdarah
Read
+Library
KAUM TERAKHIR

KAUM TERAKHIR

tanya Avram kembali mengangkat tujuan utama dirinya datang ke sini. Sang dewi meliukkan tangan kanannya dengan begitu anggun. Sebuah cahaya kekuningan terbang mengikuti gerakan tangan lentik itu. Setelahnya tangan itu menengadah ke depan. Sebuah mangkuk kecil terbuat dari emas muncul di telapak tangan itu. Di dalam mangkuk itu terdapat cairan merah kental yang Avram yakini adalah sebuah darah. Tetapi, yang membedakannya adalah jika darah biasa akan berbau anyir dan amis maka darah itu malah sebaliknya berbau manis dan seperti aroma bunga yang begitu wangi.
2.8K viewsCompletedAdded to Library 93 Times as tangan berdarah
Read
+Library
DIA MENGIKUTIKU

DIA MENGIKUTIKU

Aku kaget melihat darah muncul ditanganku. "Ya Allah, darah?" aku belum benar-benar sadar. Hingga aku tidak menghiraukan teman-teman. "Fira kepalamu! berdarah!" teriak Rara begitu keras. Dengan sigap Rara menghampiriku dan menahan darah yang keluar. "Tahan, ini pasti sakit. Tapi kalo dibiarin mau sampe kapan darahmu keluar. Bisa-bisa kamu nanti kehabisan darah"
103.3K viewsOngoingAdded to Library 127 Times as tangan berdarah
Read
+Library
SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA

SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA

“Ternyata bisa berdarah juga.” Fang Zhe diam. Namun beberapa tetes darah telah jatuh ke tanah. Ia mengangkat tangan perlahan. Jari-jarinya menyentuh goresan di pipinya. Ketika melihat darah di ujung jarinya... Seketika dua bola matanya sedikit berubah. Bukan marah. Tapi… lebih dingin dan datar. Ia menghela napas kecil. “Begitu ya.”
1012.4K viewsOngoingAdded to Library 434 Times as tangan berdarah
Read
+Library
Kutukan Wasiat Kakek

Kutukan Wasiat Kakek

"Mbah, apa artinya ini? Apa yang dimaksud dengan darah lain?" Mbah Karso menunduk sejenak, kemudian menatap Tina dengan serius. "Darah lain berarti tumbal. Aku akan mencari pengganti yang tidak berhubungan dengan keluargamu. Tapi waktunya tidak banyak. Malam purnama tinggal beberapa hari lagi." "Tumbal?" Tina hampir tak bisa percaya dengan apa yang ia dengar. "Mbah, itu berarti seseorang harus mati?!"
102.7K viewsCompletedAdded to Library 79 Times as tangan berdarah
Read
+Library
PERMAISURI YIN

PERMAISURI YIN

Permaisuri Yin bangkit dan mengikat telapak tangan yang berdarah dengan sapu tangan miliknya. Bersambung …
1019.3K viewsCompletedAdded to Library 675 Times as tangan berdarah
Read
+Library
I WAS NEVER YOURS

I WAS NEVER YOURS

Ah, kotak suara yang dicuri Spongebob telah kembali. Wanita itu masih tertawa, tanpa sadar ia mengiris tangannya sendiri. "Alamak, darah." pekik Delisha tanpa sadar, ketika ia melihat darah mengalir deras. "Kenapa?" "Ini." Delisha hanya menunjukan jari telunjuknya yang berdarah. Ayden mengambil tangan tersebut, dan menghisap darah yang keluar membuat Delisha hanya terdiam. Dan jatungnya berdegup kencang, ia harus segera periksa ke dokter jika ia masih ingin bernapas, karena sekarang juga ia kesulitan bernapas. Delisha menahan napasnya.
1026.1K viewsCompletedAdded to Library 939 Times as tangan berdarah
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status