Petaka Mendua
"Nih Bidadari kakak, nyaris buat aku pingsan."
Hanung mengernyit, sedangkan Karin senyum-senyum tidak jelas.
"Tuh lihat tangannya, banyak darahnya tadi keluar. Gara-gara main lepas dengan kasar pula," adu Tania.
"Ih, tukang adu," ejek Karin.
Hanung meraih tangan Karin, dan menatap wajah istrinya itu, yang kini nampak ceria kembali.
Hot Chapters