Misteri Wangi Pandan Di Tengah Malam
Tongkat itu mengenai permukaan kaca dan menembus ke dalam, seperti masuk ke air.
Raina terisak,
“Kita tidak bisa menghancurkannya seperti yang pertama!”
Adrian menatap batu giok di tangannya, cahaya hijau itu kini semakin terang, nyaris membakar kulitnya.
Ia menggenggam erat, memejamkan mata, dan berteriak,
“Kalau memang ini jalanmu, Mei Lin, bantu kami!”
Cahaya hijau menyembur kuat, memantul ke seluruh ruangan.
Hot Chapters