Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri yang Kau Selingkuhi Ternyata Anak Pewaris

Istri yang Kau Selingkuhi Ternyata Anak Pewaris

Tante Mira membawa dua gelas teh hangat dari dalam rumah. Aku masih sibuk dengan pikiranku sendiri, dan membiarkanmu pertanyaannya mengambang di udara. "Hei, ni anak di tanya. Ssst, Nisa!" Tante Mira menggoyangkan bahuku. "Eh iya Tante, itu, Vivi juga seperti bingung saat tadi aku tanya." Aku menjawab asal. Tante Mira hanya mengangguk. "Eh, minum dulu Mir, teh hangat, semoga bisa sedikit menenangkan kamu." Segelas teh hangat uapnya masih mengepul, aroma melati menguar membuatku sedikit merasa tenang.
9.4326.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.2K kali sebagai tante mira
Baca
+Pustaka
Satu Miliar Untuk ART

Satu Miliar Untuk ART

jawab Belda dengan muka kesal. "Apa! Apa mata kamu tidak salah melihat?" Tanya Tante Mirna tidak percaya. "Tidak lah, masa foto itu bohong," sergah Belda. Tante Mirna terdiam, Dia terlihat sedang memikirkan sesuatu.
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai tante mira
Baca
+Pustaka
IKRAR TALAK UNTUKKU ADALAH MAHAR YANG KAU PINTA DARI SUAMIKU

IKRAR TALAK UNTUKKU ADALAH MAHAR YANG KAU PINTA DARI SUAMIKU

tanya Mama ketus. “Mengancam apa?” tanyaku tak mengerti. Tante Mira langsung terkekeh ketus, dan dia menatapku dengan pandangan merendahkan, pandangan yang selalu aku benci darinya. Pandangan yang selalu diperlihatkan padaku, seolah aku ini adalah sampah yang tidak berharga. “Mengganggumu? Kapan kami mengganggumu? Hah?” tanya Tante Mira sewot.
9226.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.4K kali sebagai tante mira
Baca
+Pustaka
Derita Istri yang Difitnah Mandul

Derita Istri yang Difitnah Mandul

tanyanya retoris. Intan tersenyum. "Iya, Tante. Tante namanya siapa?" Intan pernah mendengar namanya dari cerita Bima, hanya saja dia ingin tahu lagi secara langsung. "Saya Mira. Senang kenalan sama kamu," jawab Mira sambil tersenyum. Intan hanya tersenyum dan mengangguk. Mira menatap Intan dari wajah hingga ujung kaki. "Kamu cantik," pujinya.
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai tante mira
Baca
+Pustaka
Janda Tapi Perawan

Janda Tapi Perawan

Mira tampak tersipu sambil sesekali menyentuh punggung tangan Alex yang memegang gelas. "Ah, tapi aku tidak tahan untuk tidak menyapa!" Aira mengabaikan larangan Manggala. Dia malah berlari mendekat dan menyapa sang tante. "Halo! Sedang apa Tante di sini?" sapa Aira ceria. "E-eh, Aira!" Mira tak dapat menyembunyikan sikap gugupnya. Demikian pula Alex yang terlihat serba salah. "Kamu sendiri ngapain di sini?" Mira balas bertanya.
1016.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 421 kali sebagai tante mira
Baca
+Pustaka
CINTA DI DALAM PERJODOHAN

CINTA DI DALAM PERJODOHAN

"Mira,, mira,, udah kamu sana gih pergi ganti baju dulu. Nanti mama kenalin sama om Wahyu!!" Mira tak berkata apa-apa karena masih malu. Dia langsung berlari meju kamat untuk berganti baju. **** Beberapa menit kemudian, mira selesai berganti baju. Dia turun ke bawah langsung menghampiri mama rita. "Sini sayang!!" Mira mendekat kepada mama rita dia duduk di sebelah mama rita dan Novi. "Sayang, ini om wahyu teman papa mu dulu," Menunjuk kepada seorang pria di handapannya yg memakai kacamata, "di sebelahnya istrinya namanya tante desi!!"
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 186 kali sebagai tante mira
Baca
+Pustaka
Kembalinya Sang Legenda Perang

Kembalinya Sang Legenda Perang

suara nyaring itu sangat dikenal oleh Aryan. Tante Mira melangkah masuk dengan gaya yang sangat santai. Ia tidak mengenakan seragam, melainkan daster batik bermotif bunga matahari dan sebuah tas belanja dari pasar. Di belakangnya, Clara menyusul dengan wajah merah padam karena malu. "Tante Mira? Bagaimana bisa kau masuk ke area steril ini?" Aryan berdiri dengan wajah bingung.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai tante mira
Baca
+Pustaka
Selamat Malam Duniaku

Selamat Malam Duniaku

Tiba-tiba tante Vina memeluk Mira. "Tante... Mira ODP Tante..." Mira mendorong tubuh Tante Vina agar menjauh. Tapi Tante Vina malah mendekapnya erat. Terdengar Tante Vina seperti menangis. "Deg!" Apakah khabar buruk? Mira membatin. Mira membiarkan Tante Vina melanjutkan dekapannya hingga beberapa lama. "Ada apa Tante ?" Mira membuka suara dengan sedikit bergetar. Tante Vina mengajak Mira duduk di kursi tamu sambil terus memegangi tangan Mira. "Tante...?"
3.5K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai tante mira
Baca
+Pustaka
Tante Retno, I Love You

Tante Retno, I Love You

tanya Mika setelah beberapa saat mereka saling terdiam. Rio berhenti bernafas sepersekian detik ketika mendengar kata-kata Mika. Ia harus memutar otaknya, jangan sampai Mika tau jika ia telah menatap sang Tante dengan tatapan penuh gairah, bahkan juniornya sampai bangun. “Ya lihat, kan punya mata. Kenapa?” “Yakin lihatinnya biasa aja?” “Ya biasa kan, emang aku lihatnya gimana?”
13.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 437 kali sebagai tante mira
Baca
+Pustaka
SPERANZA

SPERANZA

"Tolong ... Lepaskan ... Aku ...." Speranza hanya memasang wajah datar. Tangannya dengan lihai menggores pipi wanita itu. Saat pipi wanita itu sudah penuh dengan goresan dan darah, Speranza tertarik dengan mata wanita itu. Dia sudah menunjukkan gelagat untuk menusuk mata wanita itu, namun sesuatu berhasil menghentikannya. "Apa kau sudah tidak waras?!" Speranza tersentak. Dengan cepat dia berdiri saat melihat objek yang sangat familiar di ingatannya.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai tante mira
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status