Kenikmatan Terlarang Keponakan Suami
“Aku nggak bilang kamu gila, tapi gangguan jiwa. Asal kamu tau ya, Ta, gangguan jiwa itu banyak jenisnya, dan kamu mengidap salah satunya. Maaf, Ta, tapi sebagai orang yang lebih mengerti masalah ini, aku pikir kamu dan papimu hampir sama. Aku nggak akan nge-judge kamu, tapi intinya kalian sama-sama obsesif. Maaf lagi, Ta, aku bilang ini semua karena sayang sama kamu. Ada sesuatu yang salah, tapi kamu nggak sadar.”
Tania memandang Gatra dengan tajam di balik pandangannya yang memburam. Tidak cukup hanya dengan melukainya, Gatra juga menambah sakitnya dengan mengatakan Tania tidak normal.
Tania lalu keluar dari rumah Gatra. Ia berlari dengan kencang meninggalkan tempat itu sambil membawa rasa