NODA
Di tengah langkah yang kupercepat ada yang menarik perhatian, di depan sana sudah berdiri seseorang yang membuat langkahku melambat, kemudian berhenti sama sekali.
Tita, sahabat terbaik yang kemudian menjauh karena perbedaan status saat ini berdiri di hadapanku, membawa beberapa papper bag dan sebuah kotak. Bisa dipastikan mereka akan merayakan sesuatu di dalam sana. Di belakangnya juga berdiri seorang wanita berkulit putih, tinggi semampai, dengan penampilan khas anak konglomerat, dress tanpa lengan, dan terlihat anggun saat dipakai olehnya.
Hot Chapters