Dijual Teman Dibeli Sultan
Zeka melangkah masuk, seketika hawa dingin dari air conditioner ruangan langsung menyergap.
"Dimana dia?" Zeka celingukan.
"Di belakang tuan"
"Mari saya antar!"
Wanita itu berjalan mendahului Zeka, Zeka mengekori langkah wanita itu, jantungnya berdetak kencang berlomba dengan langkah kakinya yang gusar.
"Maaf tuan, itu nyonya!" tunjuk wanita itu.
"Saya permisi!" wanita itu pamit, pergi meninggalkan Zeka yang kini sudah berdiri di sebuah tempat, area belakang rumah, sebuah kebun mini dengan beberapa tanaman buah yang terlihat hijau dan segar.
الفصول الرائجة