MAWAR
"Baiklah, satu ciuman lagi bagaimana?"
"Tidak,"
"Pliss."
"Tidak, Nico,"
Aku merengek dan langsung menyembunyikan kepalaku semakin dalam di leher Mawar, sesekali mencium leher itu lalu tanganganku dengan nakal meremas dada sebelah kanan miliknya yang terasa lembut dan sedikit kebesaran digenggaman tanganku. Aku menelan ludahku susah payah, aku sangat menginginkan ini. Aku ingin menghisapnya dan