Klinik Pemuncak Gairah Pria
gumamnya, menutup laptop dan menyimpannya ke dalam tas.
Satu jam kemudian, Indra tiba di Gramedia. Toko buku raksasa itu cukup sepi di tengah hari. Udara ber-AC, lembut, dengan alunan musik instrumental yang hampir tak terdengar. Aroma kertas dan tinta menyambutnya seperti pelukan lama.
“Hei, akhirnya datang juga kau,” suara Budi memecah kesunyian. Ia berdiri di dekat rak fiksi, tersenyum lebar seperti biasa.
ตอนยอดนิยม